Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sumber: Shutterstock
Dream - Di masa pandemi ini, banyak orang memilih melakukan semua aktivitas dari rumah. Bekerja, bermain, sampai sekolah dilakukan dari dalam rumah demi terhindar dari paparan Covid-19. Untuk kebutuhan sehari-hari pun dilakukan dari rumah.
Kita semakin terbiasa membeli barang melalui layanan online. Mulai dari menu makanan sampai ke bahan sehari-hari. Terkadang, membeli sayur-sayuran dan bahan untuk memasak juga dilakukan secara daring.
Melihat kebutuhan yang besar tersebut, berbagai aplikasi juga hadir memudahkan orang-orang yang menjalani aktivitas dari rumah. Termasuk untuk membeli membeli sayur mayur. Belanja melalui layanan daring atau online bisa menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan harian serta meminimalisir penyebaran virus Corona.

Meski demikian, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan sebelum membeli sayuran secara online agar terhindar dari penipuan dan mendapatkan barang yang segar. Yuk simak tips berikut.
1. Pilih Aplikasi Terpercaya
Banyak aplikasi online yang menyediakan jasa pembelian sayur secara virtual. Caranya pun mudah, kamu cukup mengunduh aplikasi tersebut dan menentukan bahan makanan atau sayuran mana yang hendak dibeli.
Meski demikian, kamu harus tetap bijak memilih. Lihatlah reputasi toko online tersebut dari testimoni pelanggan.

Berbelanja online memang lebih mudah. Apalagi kita tidak perlu mencari satu per satu barang di rak yang berbeda seperti di supermarket. Sahabat Dream hanya ketik kebutuhan di kolom pencarian, dan masukan ke keranjang online.
Tapi hal ini jangan buat kamu boros. Buat daftar kebutuhanmu untuk seminggu ke depan agar tidak membeli bahan yang tidak diperlukan.
“Sedang masa pandemi ini baiknya stok sampai 7 hari kedepan, hal ini untuk antisipasi jika kita tidak bisa membeli bahan makanan. Jadi buat daftar yang sesuai budget” jelas Oshin Hernis pada konferensi virtual Sayurbox, 9 Juli 2021.
Pembayaran mudah pasti menyenangkan dong. Pastikan layanan yang kamu gunakan dapat mempermudah dalam membayar, seperti dari e-banking atau bayar langsung.
Sejalan dengan hal ini Sayurtunai hadir di Sayurbox dengan menciptakan pengalaman belanja langsung di depan pintu rumah konsumen. Kini mereka dapat memilih fitur bayar di tempat sebagai metode pembayaran, membuka boks serta memeriksa barang pesanan ketika mereka terima, dan hanya membayar yang mereka inginkan.

“Dengan meluncurkan Sayurtunai, Sayurkilat, dan Sayurpoin. Kini, konsumen dapat menikmati pengalaman belanja langsung di depan pintu rumah melalui pengiriman ekspres yang dapat diandalkan, memberikan mereka lebih banyak manfaat di setiap pesanan yang mereka lakukan dengan terus menopang mata pencaharian petani.” jelas Amanda Susanti, Sayurbox Co-Founder and Chief Executive Officer pada kesempatan yang sama.
Sayurtunai hadir bersama dengan Sayurkilat dan Sayurpoin dan dapat digunakan di seluruh wilayah Jabodetabek, Surabaya, dan Bali.
Hal terpenting lainnya yang perlu diketahui sebelum berbelanja sayuran secara online yakni mengenai tingkat ketahanan sayuran yang akan dibeli dan bagaimana penyimpanan sayur dan buah yang dibeli.
Setiap jenis sayuran tentu memiliki tingkat ketahanan yang berbeda-beda, ada yang lama hingga bulanan ada juga yang hanya bisa bertahan dalam hitungan hari saja.

“Kalau sayur dan buah aku cuci dulu baru dimasukan ke kulkas. Dan taro di wadah yang bersih dan kering.” tambah Oshin.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?