Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bali (Shutterstock.com)
Dream - Pariwisata Bali tengah bersiap menyambut traveler dari luar negeri. Langkah ini dijalankan untuk pemulihan sektor wisata di tengah membaiknya kondisi Covid-19 di Indonesia.
Pembukaan pariwisata Bali akan diterapkan untuk semua pelancong tanpa ada pengecualian. Termasuk traveler backpacker.
Sempat muncul kekhawatiran Bali hanya dibuka untuk wisatawan dengan budget memadai. Ini dipicu pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut Bali akan dibuka untuk pelancong berkualitas.
" Kami akan membidik pariwisata berkualitas di Bali, jadi kami tidak akan mengizinkan backpacker masuk begitu rencana pembukaan kembali untuk pelancong internasional secara resmi diberlakukan dalam waktu dekat," ujar Luhut dalam konferensi pers awal pekan lalu.
© Desa Wisata Penglipuran (Shutterstock.com)
Pernyataan ini kemudian diluruskan juru bicara Kemenko Marves. Pernyataan Luhut disalahpahami masyarakat.
Juru bicara tersebut menyatakan maksud Luhut adalah pelancong asing yang melanggar aturan dan peraturan kesehatan. Juga pelanggar Undang-undang dan peraturan imigrasi di Indonesia dilarang masuk Bali.
Bali melonggarkan beberapa pembatasan domestik dan bersiap dibuka kembali untuk pengunjung asing dari negara-negara berisiko rendah. Ini seiring dengan jumlah kasus Covid-19 yang terus merendah.
Pengunjung dari luar negeri harus mengikuti tiga tes PCR sebelum masuk Bali dan karantina selama delapan hari setelah kedatangan. Pengunjung juga harus divaksinasi penuh dan menunjukkan bukti pada aplikasi telepon yang diverifikasi Pemerintah, dikutip dari Lonely Planet.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya