7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Shutterstock
Dream - Menurut studi terbaru, wanita yang tidur dengan lampu tetap menyala cenderung akan mengalami masalah obesitas.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal 'JAMA Internal Medicine' itu, merupakan kajian pertama yang menemukan hubungan antara cahaya lampu saat tidur dan kenaikan berat badan pada wanita.
Hasil studi itu menunjukkan, mematikan lampu pada waktu tidur dapat mengurangi peluang wanita menjadi gemuk dan mengalami obesitas.
" Penelitian ini menyarankan strategi yang layak untuk mengurangi masalah obesitas pada wanita," kata pemimpin studi, Mark Yong-Moon.
Untuk studi ini, peneliti menggunakan data kuesioner dari 43.722 wanita. Para partisipan, yang berusia 35-74 tahun, tidak memiliki riwayat kanker atau penyakit kardiovaskular.
Mereka juga bukan pekerja shift, tidur di siang hari, atau hamil saat penelitian dimulai.
Kuesioner menanyakan apakah para wanita tidur tanpa cahaya, dengan cahaya kecil, atau dengan cahaya di luar ruangan. Mereka juga ditanya apakah tidur dengan televisi menyala di dalam ruangan.

Para ilmuwan menggunakan berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang dan pinggul, dan indeks massa tubuh sebagai dasar pengukuran.
Selain itu, para ilmuwan juga menggunakan informasi lain dari partisipan sendiri tentang berat badan hingga lima tahun kemudian.
Studi tersebut memperlihatkan hasil yang bervariasi, tergantung pada tingkat paparan cahaya selama tidur malam.
Tidur dengan lampu kecil tidak dikaitkan dengan masalah bertambahnya berat badan.
Sedangkan wanita yang tidur malam dengan lampu atau TV menyala 17 persen, akan mengalami peningkatan berat badan sebesar lima kilogram.

Peningkatan berat badan akan semakin bertambah seiring dengan berjalannya waktu.
" Paparan cahaya buatan di malam hari dapat mengubah hormon dan proses biologis lainnya dengan cara yang meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti obesitas," ungkap Chandra Jackson, rekan peneliti lainnya.
(ism, Sumber: The Health Site)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?