Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Ilustrasi Tidur.
Dream - Ada kalanya kantuk menyerang saat kamu sedang bekerja. Ingin tidur, tapi tidak bisa.
Tidur tidak bisa membayar sederet tagihan yang kamu punya. Jadi, kamu harus tetap bekerja, kan?
Jika kamu merasa lelah tapi harus tetap bekerja, perusahaan ini memberikan penawaran yang menarik. Kamu akan mendapat bayaran hanya untuk tidur. Ya, tidur.
Dikutip dari World Of Buzz, Rabu 11 Maret 2020, perusahaan di Nottingham, Inggris, Hillary, mencari seseorang yang bersedia tidur setiap malam dalam 15 hari di kantor perusahaan.
Perusahaan ini siap membayar 1.400 poundsterling (Rp25,88 juta) jika ada yang bersedia.
Perusahaan itu ingin meneliti dampak cahaya dan suara ketika seseorang beristirahat. Kandidat yang terpilih nantinya tidur dengan peralatan monitoring tidur.
Dengan begitu, pakar bisa melihat kondisi yang berbeda dan pengaruhnya terhadap kualitas tidur. Misalnya, pengaruh tidur dengan gorden tertutup.
Saat bangun, kandidat akan diminta untuk mengisi kuesioner. Dengan begitu, perusahaan bisa memahami hasil penelitan dari beragam lingkungan. Menarik, ya, Sahabat Dream.
Dream - Seorang aktor amatir menjadi “ selebritis” dadakan di platform Tiongkok, Douyin. Dia mendapatkan banyak uang dari siaran langsung…yang menampilkan dirinya tidur.
Dikutip dari Oddity Central, Minggu 1 Maret 2020, lelaki bernama Yuansan menyiarkan langsung tidur di Douyin pada 9 Februari 2020. Kala itu, dia hanya ingin memastikan apakah tidurnya mendengkur atau tidak.
Menariknya, keesokan harinya, siaran itu menarik ratusan ribu pandangan dan sekitar 800 ribu pengikut baru di channelnya.
Lonjakan penonton yang tak terduga mendorong streamer muda untuk mengulangi penampilannya beberapa kali. Alhasil, salurannya menjadi viral dan mengumpulkan sampai 18,5 juta penonton dan hampir punya 1 juta pengikut.
Yuansan menawarkan jenis konten lain kepada penonton. Tapi, yang diinginkan mereka hanyalah ingin melihatnya tidur.
“ Saya bosan. Jadi, saya memutuskan untuk menyiarkan langsung diri saat tidur. Tapi, saya tak berpikir pengguna internet akan lebih bosan daripada saya,” kata dia dalam video yang diunggah di saluran medsosnya.
Yuansan mengaku tak ingin lagi menyiarkan diri yang tidur. “ Terima kasih teman-teman karena datang menemui saya hari ini. Tapi, saya tidak berencana untuk siaran langsung dalam waktu dekat,”kata dia.
Sayangnya, setiap kali mencoba mengunggah video pendek yang memamerkan keterampilan aktingnya, para penonton bertanya kapan dirinya akan tidur. Kadang-kadang mereka meminta Yuansan untuk tidur saat waktunya nanggung.
Yuansan tahu itu hanya iseng. Dia sangat senang mencoba untuk konten lain. Dikatakan bahwa siaran langsung yang tak diduga itu, membuatnya mendapatkan hadiah virtual senilai 76 ribu yuan (Rp151,53 juta).
Keberhasilan Yuansan ini diyakini terkait dengan wabah virus corona yang menjangkit Tiongkok. Jutaan orang terkurung di rumah dan mencari cara untuk menghibur diri sendiri. Rupanya, menonton orang yang sedang tidur di internet bisa menjadi hiburan.
Dream - Seorang multijutawan menemukan cara unik untuk menangani masalah tunawisma. Dia menanamkan uangnya untuk membangun tempat tidur bagi warga yang hidup menggelandang.
Namun metode yang dipakai hartawanini unik sekaligus membuat dahi mengeryit. Dia membuat tempat tidur unik berbentuk tempat sampah.
Dikutip dari Mirror, Rabu 12 Februari 2020, multijutawan nyentrik bernama Peter Dawe membuat tempat sampah berengsel yang memudahkan para tunawisma masuk dan berbaring di dalamnnya.
![]()
Untuk biaya pembuatan, Dawe hanya menghabiskan uang 100 poundsterling atau Rp1,78 juta.
Pengusaha sekaligus politisi di Partai Brexit ini optimistis penemuannya berdampak besar. Ide ini tercetus dari tayangan tunawisma yang mengeluh karena ditendang saat tidur.
“ Jika berbaring di jalan dengan kantong tidur, itu sangat rentan,” kata dia.
Dawe beralasan tidur di dalam tempat sampah lebih nyaman daripada tenda dan bisa tahan badai.
“ Sangat nyaman dan kering. Ini adalah desain Marmite,” kata dia.
Untuk membuktikan klaimnya tersebut, Dawe mengaku pernah mencoba tidur selama 10 menit di dalam tempat sampah itu. saat tak dipakai, tempat itu bisa digunakan sebagai ruang penyimpanan pakaian dan barang-barang lainnya pada siang hari.
Dawe membawa dua purwarupa ke tempat penampungan tunawisma di Cambridge, Inggris. Seperti sudah diduga, tak ada satu pun tunawweisma yang mau mencobanya.
Malah, penemuannya dicemooh di media sosial. Seorang kolumnis, Ros Wyne Jones, mengatakan seorang tunawisma takut jika harus tidur di tempat sampah saat cuaca buruk.
Kemudian, warganet bernama Matthew Taylor, mengatakan penemuan itu adalah yang terburuk dan merendahkan tunawisma.
“ Ingatlah bahwa kamu bisa membeli tenda murah untuk harga itu. Tenda benar-benar berguna untuk tidur,” kata dia.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya