Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Traveloka Dan WWF-Indonesia
Dream - Platform pemesanan hotel dan tiket, Traveloka, memberikan dukungan terhadap pengembangan pariwisata berbasis konservasi. Hal ini ditunjukkan melalui penandatanganan kerja sama dengan lembaga konservasi terkemuka, WWF-Indonesia.
Public Relations Director Traveloka, Sufintri Rahayu, mengatakan kerja sama ini merupakan wujud komitmen dalam membantu terwujudnya pariwisata berkelanjutan melalui inisiatif dan program yang berfokus pada tiga pilar utama yakni lingkungan, sosial budaya dan ekonomi.
" Sebagai perusahaan yang memfokuskan diri kepada industri pariwisata Indonesia, Traveloka menyadari pentingnya peran perusahaan untuk mengedukasi seluruh pihak yang terlibat di industri ini, termasuk masyarakat agar peduli terhadap pariwisata yang bertanggung jawab yang kami tuangkan dalam kegiatan CSR yang berkelanjutan," ujar Sufintri.
Sufintri mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan Traveloka, 64 persen responden sepakat perusahaan harus memimpin perubahan dibandingkan menunggu arahan pemerintah.

" Mayoritas dari mereka sepakat bahwa perusahaan yang hanya memikirkan diri mereka sendiri dan keuntungan tidak akan bertahan lama," kata dia.
Direktur Konservasi WWF-Indonesia, Lukas Adhyakso, mengungkapkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia merupakan salah satu penggerak ekonomi. Sekaligus pula sebagai sumber pemasukan baik daerah maupun nasional.
" Namun tentu saja, antusiasme berlibur ke dan di wilayah Indonesia wajib diikuti dengan komitmen semua pihak untuk tetap memperhatikan kelestarian alam dan pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab," kata Lukas.
Selanjutnya, Lukas mengapresiasi langkah Traveloka yang memfasilitasi para mitranya untuk meningkatkan tata kelola perusahaan. " Tidak hanya mempertimbangkan aspek keuntungan ekonomi namun juga kelestarian lingkungan dan pertanggungjawaban sosial," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya