Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Tren fashion hijab di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup pesat beberapa tahun belakangan ini. Bahkan Indonesia menyatakan kesiapannya menjadi pusat mode fesyen hijab dunia di tahun 2020.
Terlepas dari itu semua, hijab di Indonesia memang sudah seharusnya terus berkembang, mengingat Indonesia Indonesia termasuk negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Wabah tren hijab mulai berkembang di Indonesia sekitar enam tahun yang lalu. Namun tidak banyak yang tau bagaimana hijab sebenarnya sudah ada dan menjadi suatu identitas tersendiri dalam masyarakat Indonesia sejak dulu.
Nah penasaran seperti perkembangan hijab di Indonesia dari masa ke masa, yuk simak ulasannya berikut ini. (berbagai sumber)
© Dream
Pada era tahun 90-an atau bahkan sebelum itu, masyarakat sudah memakai kerudung. Saat itu kerudung yang dipakai berbentuk selendang tipis dan bermotif renda. Pemakaiannya sangat sederhana, yakni dikenakan diatas kepala, lalu disampirkan diatas pundak.
Ada yang mengenakan ciput, namun ada juga yang tidak. Ciput yang digunakan hanya menutupi kepala sehingga masih memperlihatkan leher.

Gaya ini bertambah populer setelah kehadiran kelompok musik kasidah modern bernama Nasida Ria.
Selain itu, model kerudung ini juga populer sejak kemunculan politikus Yenny Wahid, putri dari Abdurrahman Wahid, yang mengenakan model kerudung ini sampai sekarang. Pada era tersebut, kerudung model ini populer dikalangan santri maupun kalangan muslimat NU. (goodnewsfromindonesia)
© Dream
Berbeda dari model sebelumnya yang masih memperlihatkan leher, model hijab ini sudah tertutup dan tidak terlihat leher.
Pada era ini, kebanyakan menggunakan hijab yang berbentuk segi empat yang dilapisi ciput. Kemudian hijab dibentuk segitiga,lalu dipasangkan peniti dibawah dagu.

Ada yang menggeraikan ujung dari kain hijab, namun ada juga yang dililitkan untuk menutupi dada.
Meskipun model ini sudah cukup lama, namun sampai sekarang masih banyak wanita, khususnya wanita dewasa, yang menggunakan model hijab ini ditengah arus fesyen hijab yang semakin trendy.
© Dream
Hijab model ikat populer pada tahun 2000-an, saat artis Inneke Koesherawaty menggunakan model hijab ini. Cara pemakainnya sangat simpel dengan menggunakan kain hijab yang tidak terlalu lebar.
Seperti model hijab sebelum ya, namun ujung dari hijab ini dililitkan ke leher dan dimasukkan pada kerah baju. Sampai sekarang, masih banyak yang menggunakan hijab model ini pada acara-acara tertentu seperti acara wisuda, acara pernikahan atau acara resmi lainnya.
© Dream
Bicara mengenai hijab memang tidak bisa dilepaskan dengan sosok Dian Pelangi. Pada tahun 2010, Dian berhasil sebagai pelopor tren fesyen hijab di Indonesia. Dian Pelangi mampu merevolusi citra hijab yang sebelumnya kuno, menjadi sangat trendy dan fashionable.

Hijab pada era ini, hijab memiliki unsur yang colourfull dan banyak eksplorasi dalam bentuk dan gaya penggunaanya. Banyaknya kreasi tidak hanya hanya dengan gaya hijab semata, tetapi juga memadukan model busana yang mengikuti tren dengan beragam warna.
© Dream
Pada tahun 2016, model hijab yang awalnya dengan beragam warna, bentuk dan gaya, mulai berubah ke tren hijab syar'i. Jilbab syar'i ini bentuknya lebih panjang, bajunya lebih dalam, dan panjangnya sampai menutupi pantat.
Model jilbab ini dianggap sesuai dengan syariah Islam setelah sebelumnya ramai dengan kontroversi jilbab ketat.

Cara penggunaannya juga berbeda dari model hijab sebelumnya. Hijab syar'i terlihat sederhana, tidak berlapis-lapis. Kampanye ini gencar di media sosial setelah beberapa artis terkenal maupun selebgram mengenakan model hijab ini
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran