Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Anak Makan Sayur (Foto: Shutterstock)
Dream – Pada anak-anak balita yang mulai mengenal rasa, menyuguhkan menu sayuran jadi tantangan tersendiri. Anak-anak cenderung lebih suka makanan yang bertekstur renyah, gurih atau manis. Seperti camilan kaya gula, kerupuk atau makanan cepat saji.
Tapi jangan hanya menyajikan makanan-makanan yang disukai si kecil juga. Penuhi juga kebutuhan vitamin, mineral dan seratnya dengan memberikan sayur dan buah secara rutin.
Yoga Devaera, seorang dokter anak, mengungkap peran orangtua sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat pada anak. Untuk itu sejak dini, biasakan memasukan sayur dalam menu harian anak. Hal ini agar mereka terbiasa makan sayur.
“ Masukkan sayur ke dalam makanan anak. Olahlah sayuran. Misalnya, anak suka makan somay, coba masukkan sayuran ke dalamnya. Bisa juga menyiapkan sarapan roti dengan isi sayuran,” kata Yoga.
Anda tidak perlu khawatir dengan kandungan gizinya. Mengolah sayuran dengan cara kreatid tidak akan mengurangi dan menghilangkan gizi pada sayuran. Dengan cara tersebut si kecil dapat menyukai sayur.
“ Cobalah terus-menerus. Sedikit demi sedikit mereka akan mulai menyukainya. Bisa juga menyajikan menu buah-buahan untuk mengganti peran sayuran,” ujar dr. Yoga.
Ia juga menjelaskan bahwa selain menyajikan, orangtua perlu memberi penjelasan dan edukasi soal menu sehat pada anak. Misalnya, dengan makan sayur tubuhnya akan kuat, tak mudah sakit, saat buang air besar pun tak keras dan mengalami kesakitan. Bisa juga menjelaskan dengan berbagai foto, buku atau video.
“ Beri mereka pengetahuan semenarik mungkin, mereka akan mulai menyadari bahwa sayuran penting untuk tubuh mereka," ungkap Yoga.
Laporan Dina Nazhifah
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya