Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hello Kitty Town Johor Ditutup (Shutterstock.com)
Dream - Otoritas Malaysia resmi menghentikan operasional taman bermain Sanrio's Hello Kitty Town di Johor per 1 Januari 2020. Alasannya, tempat ini dinilai sepi pengunjung sejak dibuka pada 2012 lalu.
Taman bermain yang menyedot dana pembangunan mencapai 110 juta ringgit, setara Rp374 miliar ini juga dinilai tak memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor pariwisata Malaysia, terutama di Johor. Bahkan, tempat ini kalah bersaing dengan Legoland.
Meski terbilang singkat, Hello Kitty Town ternyata meninggalkan kesan mendalam. Terutama kepada para fans karakter kucing lucu besutan rumah produksi Sanrio ini.
Seperti dirasakan Iman Najwa Hasimi, 25 tahun. Dia merasa berat menerima kenyataan ditutupnya Hello Kitty Town.

Najwa adalah salah satu karyawan generasi pertama taman bermain tersebut. Dia bekerja di Hello Kitty Town pertama kali dibuka.
" Ini adalah pekerjaan pertama saya dan saya berusia 19 tahun kala mengemasta dan meninggalkan kota kelahiran di Klang untuk mendapat kesempatan bekerja di taman bermain ini," ujar Najwa, dikutip dari Asia One.
Najwa mengaku bekerja di Hello Kitty Town selama dua tahun. " Saya sudah membuat banyak pertemanan dengan pekerjaan tersebut," kata dia.
Najwa mengunjungi Hello Kitty Town beberapa hari sebelum ditutup. Bersama beberapa kawan yang juga bekas karyawan taman bermain itu, Najwa ingin menikmati wahana bermain untuk terakhir kalinya.

Sejumlah pengunjung juga datang dalam beberapa hari sebelum penutupan. Mereka berfoto bersama keluarga untuk mengenang keberadaan Hello Kitty Town.
Pengunjung lain, Nur Wahida Hashim, 27 tahun, mengaku sangat sedih dengan ditutupnya taman bermain tersebut. Wanita yang berprofesi sebagai akuntan ini mengatakan ditutupnya Hello Kitty Town jadi kehilangan besar bagi industri pariwisata di Johor.
" Banyak pengunjung, khususnya fans Hello Kitty garis keras, rela bepergian jauh demi mendapat pengalaman berada di taman bermain ini. Sangat menyedihkan saat kita menyaksikan penutupan wahana ini, apalagi Visit Johor dan Visit Malaysia Year 2020 baru dimulai," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya