Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
MUA Tunda Rias Pengantin Akibat Tetangga Meninggal. (Source: TikTok @excel_devan2)
Dream – Berprofesi sebagai perias, atau tenar dengan sebutan makeup artist (MUA) ternyata tak hanya soal pintar mendandani orang lain. MUA, terutama yang bekerja di daerah, juga harus mengetahui adat istiadat yang berlaku di tempat calon pengantin.
Pengalaman inilah yang dihadapi pemilik akun TikTok @excel_devan2 yang berprofesi sebagai Makeup Artist (MUA). Dia mengunggah video ketika terpaksa menunda proses merias wajah pengantin karena kliennya itu harus datang melayat ke rumah tetangga
. " Jadinya hari ini aku mau mulai make up, tapi sipengantin tiba2 dipanggil sama emak nya...," tulisnya dalam keterangan video sambil menunjukkan wajah pengantin sebelum dirias.

Di daerah lain, calon pengantin bisa saja tak pergi melayat karena sedang mempersiapkan diri untuk pernikahan. Namun di daerah yang didatangi MUA tersebut punya tradisi dan keyakinan yang berbeda .
Cerita si MUA bermula saat ibu dari pengantin itu memanggil putrinya yang sedang didandan/ Dia meminta anaknya ikut melayat ke rumah tetangga yang baru saja meninggal.
Di depan rumah, beberapa anggota keluarganya sudah menunggu untuk pergi melayat bersama-sama.
Aturan itu juga berlaku untuk pengantin yang telah memakai kebaya dan jarik. Dia harus melayat terlebih dulu sebelum dirias.
" Karena kepercayaan disini,kalau ada yg jadi pengantin, trus ada yg meninggal dan ga dtg ngelayat nanti bisa ngajak meninggalnya...," jelas MUA.

Di kolom komentar, warganet pun ada yang memiliki budaya serupa. Namun, ada juga yang memiliki budaya bertolak belakang dengan klien di video tersebut.
" Disini wajib ngirimin semua keperluan masak, smpe kayu bakar2nya," ungkap @rynbaggypants.
" Kalau ditemmpatku malah gaboleh ikut nyelawat," ujar @f__ry11.
" Di depok masih tapi tergantung kepercayaan nya juga kok," komentar @anissanurhikmah.
" Klo d Cirebon ngelayat.a bisa d wakilin gk harus pngantin.a yg ngelayat," kata @alfanali02.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya