Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: Http://www.eyouthe.net/)
Dream - Pasca penobatan Pulau Komodo sebagai salah satu New 7 Wonders of Nature, tak hanya pulaunya mendadak menjadi populer. Komodo, sang " tuan rumah" pun ikut populer.
Komodo yang konon telah hidup sejak zaman dinosaurus ini belakangan sedang menjadi perbincangan hangat para traveler.
Menurut tim peneliti dari Rutgers University Amerika Serikat dan University of New South Wales Australia, Komodo yang juga punya nama lain " ora" ini memang merupakan hewan purba.
Kemampuannya bertahan hidup sejak zaman dinosaurus hingga sekarang ini membuktikan ketangguhannya dalam mempertahankan diri serta berburu makanan.
Dr. Bryan Fry, seorang peneliti dari Melbourne University, Australia melakukan penelitian terhadap kepala komodo dan menemukan adanya ribuan kelenjar kompleks di antara gigi-giginya yang mengeluarkan racun yang mampu menurunkan tekanan darah, mempercepat pendarahan dan membuat si mangsa tak berdaya.
Kemampuan indera yang paling diandalkan Komodo terletak pada lidahnya. Meski penglihatannya buruk di malam hari, Komodo tetap dapat mendeteksi, merasakan dan mencium bau hingga 9,5 km dengan menjulurkan lidahnya.
Untuk itu, traveler wanita yang sedang haid atau datang bulan sebaiknya tidak mengunjungi pulau-pulau yang dihuni Komodo.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya