JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Pesawat Wings Air (Foto: Wings Air/Zulfachri Harahap)
Dream - Bagi traveler ibu kota yang punya rencana berlibur ke Kupang dan Lombok, ada kabar baik nih yang bisa menghemat pengeluaran akomodasi kamu. Wings Air (Lion Air Group) akan membuka rute baru dari Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur menuju Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Rute baru yang dibuka Wings Air untuk memperkuat jaringan konektivitas penerbangan domestik di Indonesia ini efektif per 25 Mei 2018.
Untuk menambah pengalaman tersendiri bagi traveler selama perjalanan, Wings Air mengoperasikan pesawat terbaru turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600 yang berkapasitas 72 penumpang.
Penerbangan tersebut dilayani secara regular berjadwal setiap hari. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Internasional El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (KOE) pukul 17.00 WITA dan tiba di Bandar Udara Internasional Lombok Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (LOP) pada 19.00 WITA.
Untuk rute sebaliknya akan diberangkatkan dari Lombok pukul 19.35 WITA dan mendarat di Kupang pada 21.35 WITA.
Operations Director of Wings Air Redi Irawan mengatakan, Wings Air senantiasa menawarkan kemudahan perjalanan udara kepada pelanggan setia dan masyarakat.
" Untuk itu, kami dengan menghadirkan rute baru dari Kupang ke Lombok akan semakin melengkapi jaringan penerbangan di Kepulauan Sunda Kecil atau yang kerap disebut Nusa Tenggara. Kami optismis, layanan terbaru Wings Air ini akan memberikan nilai tambah lebih, antara lain dapat mempersingkat waktu (lebih efektif) di kedua kota, karena jarak tempuh hanya sekitar 120 menit serta tarif tiket yang terjangkau,” ujar Redi dalam rilis yang diterima Dream, Rabu 23 Mei 2018.
Untuk konektivitas Lion Air Group dari Kupang ke Lombok semakin memperkuat jaringan penerbangan yang sudah beroperasi eksis yaitu Kupang menuju Denpasar, Solo, Surabaya, Labuan Bajo, Atambura, Alor, Bejawa, Ende, Tambolaka, Larantuka, Maumere, Rote dan Waingapu.
Rute Lombok menuju Kupang telah memperluas network Lion Air Group yang kini memiliki 12 tujuan ke berbagai rute domestik antara lain Lombok Praya ke Jakarta via Soekarno-Hatta Cengkareng dan Jakarta Halim Perdanakusuma, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, Semarang, Sumbawa, Bima serta Bandung.
Wings Air menyatakan, dibukanya akses transportasi udara langsung Kupang ke Lombok pergi pulang (PP) ini sejalan permintaan pasar perjalanan dari kedua destinasi tersebut yang menunjukkan pertumbuhan pergerakan penumpang cukup signifikan.
Menurut data dari Angkasa Pura I, Bandar Udara Internasional El Tari pada 2017 telah melayani 2.099.890 pergerakan penumpang. Hal ini meningkat 8,13% dibanding 2016 yaitu 1.942.065 penumpang. Bandar Udara Internasional Lombok Praya telah mencatatkan 3.589.812 pergerakan penumpang atau tumbuh 4,92% dari 2016 yang melayani pergerakan 3.421.584 penumpang.
“ Kami berharap dengan rute langsung ini dapat berkontribusi besar bagi kemudahan para pelanggan dalam melakukan perjalanan bersama Wings Air, seperti untuk keperluan wisata, keluarga, maupun bisnis. Selain itu, berpotensi bagus dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sesuai potensi di kedua destinasi dari sektor logistik, perdagangan, pendidikan, industri serta pariwisata,” kata Redi.
Hingga saat ini, Wings Air telah terbang ke 108 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Miri, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
