6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Foto: Shutterstock
Dream - Chernobyl merupakan salah satu bencana nuklir terbesar sepanjang sejarah. Pembangkit listrik tenaga nuklir ini meledak pada 26 April 1986 dan melumpuhkan kota Pripyat, Ukraina.
Lebih dari 3 dekade kemudian, area tersebut diisolasi. Namun dalam beberapa tahun belakangan, lokasi tersebut menjelma menjadi tempat wisata yang populer.
Tren ini muncul setelah penayangan serial TV HBO 'Chernobyl' yang membangkitkan rasa penasaran turis lokal dan mancanegara. Para wisatawan mengunjungi tempat lewat jasa pemandu atau tour guide.
" Kami melihat adanya peningkatan (tur) sebanyak 35 persen. Sebagian besar memesan tur setelah menonton serial TV dan tak ragu memesan tiket pesawat untuk mencapai ke sini," kata Victor Korol, Director of SoloEast, salah satu agen perjalanan wisata yang melayani tur Chernobyl, dikutip dari CNN Travel.

Paket tur Chernobyl dalam sehari dibanderol dengan harga sekitar US$99 atau Rp1,4 juta per orang. Tetapi, para wisatawan diharuskan berkunjung dalam satu kelompok.
Banyak agen tur menawarkan perjalanan ke Exclusion Zone, area seluas 4.000 kilometer persegi di sekitar reaktor nuklir.
Area tersebut sebenarnya sudah dibuka untuk turis sejak 2011 silam namun beberapa tempat seperti 'bangkai mesin' di Desa Rossokha masih tidak dibolehkan dikunjungi.

Wisatawan dapat melihat kota Pripyat yang terbengkalai. Ada banyak monumen untuk mengenang peristiwa nahas itu seperti observatorium yang terletak sekitar 300 meter dari New Safe Confinement, sarkofagus besi yang menyimpan sisa ledakan reaktor nuklir.

Selain itu, bangkai kincir angin yang berada di taman bermain juga menjadi salah satu destinasi paling populer di sana. Banyak turis yang menjadikannya sebagai spot foto Instagramable.
Sahabat Dream, berani coba?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
