Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream - Bersilaturahmi adalah bagian dari kebutuhan kita sebagai manusia. Menjaga hubungan baik dengan sesama memang sangat dianjurkan, terlebih dengan kerabat dan saudara.
Keberadaan orang lain dapat memberikan pengaruh dalam kehidupan seseorang. Terlebih bila kamu berada dalam lingkungan yang membuatmu dipenuhi aura positif. Silaturahmi dapat membantu mencapai kesuksesan.
Kata silaturahmi berasal dari bahasa Arab, yaitu shilah yang berarti hubungan atau relasi, dan rahim berarti kerabat atau kasih sayang. Silaturahmi dimaknai sebagai hubungan kekerabatan atas dasar kasih sayang.
Menjaga silaturahmi sangat penting. Allah SWT telah berfirman dalam QS. Al-Anfaal ayat 63, “ Kalau kalian tidak mengerjakan apa yang Aku perintahkan itu (yaitu untuk berukhuwah, bersilaturahmi) tentu akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.”
Dalam sebuah hadist Rasulullah juga pernah bersabda, “ Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi”. (HR. Bukhari).
Menyambung silaturrahmi rupanya juga memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, diantaranya:

Dengan melakukan silaturahmi juga berarti mendekatkan diri pada Allah SWT. Menjaga hubungan baik ini juga jadi salah satu bentuk ketakwaan seorang hamba kepada sang pencipta.
Rasulullah SAW bersabda,”Allah SWT berfirman: Aku adalah Ar-Rahman. Aku menciptakan rahim dan Aku mengambilnya dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, niscaya Aku akan menjaga hak-Nya. Dan siapa yang memutusnya, niscaya Aku akan memutus darinya.” (HR. Ahmad).

Di usia produktif ini kita seringkali disibukkan dengan beragam hal yang membuat kita tidak memiliki waktu untuk menyapa saudara dan keluarga. Kesibukan memang dapat melenakan.
Usahakan untuk tetap meluangkan waktu sejenak dan menghubungi sanak saudara. Apalagi kini dengan teknologi yang semakin canggih, kita bisa bertatap wajah dari jarak jauh dengan menggunakan aplikasi di smartphone.

Abu Huraiorh r.a, Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah dia menyambungkan silaturahmi (HR. Bukhori).
Bersilaturahmi akan memberikan ketenangan dan ketentraman bagi batin kita. Jika pikiran dan hati bahagia, maka efeknya juga sangat baik bagi kesehatan.

Orang yang senang bersilaturahmi akan dikenang oleh mereka yang dikunjunginya dan membuatnya didoakan bagi mereka yang merindukannya. Allah SWT juga menjanjikan pahala bagi mereka yang gemar menjaga silahturrahmi.
“ Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Menjaga hubungan silaturrahmi dengan kerabat bahkan sanak saudara, Allah akan memperluas rezeki seorang hamba-Nya. Dengan menjaga tali silaturrahmi juga akan memudahkan kita untuk membantu kerabat yang sedang dalam kesusahan dan membutuhkan bantuan.
Rasulullah SAW bersabda, “ Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR. Tirmidzi)

Selain memperluas persaudaraan, silahturrahmi juga membuat kita bertemu banyak orang. Saat seperti inilah kita akan saling berbagi informasi dan bertukar pikiran.
Silaturahmi akan menambah ilmu tentang dunia bahkan akhirat melalui cerita, pengalaman hidup, bahkan pengetahuan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya