Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(brightside.me)
Dream - “ Seandainya aku tidak…”, ”Kalau saja..”, “ Seandainya..” tiga ungkapan tersebut bisa menjadi sebuah kalimat pahit yang paling sering keluar dari mulut seseorang saat dilanda penyesalan.
Karena itu, alangkah baiknya mulai sekarang mencoba mengubah kebiasaan buruk yang banyak kita lakukan agar tidak menyesal kemudian.
Lalu apa saja kebiasaan yang akan kita sesali, jika kita terus melakukannya? Dilansir oleh brightside.me, berikut 9 kebiasaan buruk yang akan membuat kamu menyesal di kemudian hari:
1. Terjebak dalam hubungan yang salah

Pernahkah kamu merasa seolah-olah tidak diberikan kesempatan untuk menjelaskan apa yang kamu pikirkan, inginkan, atau cita-citakan? Sampai akhirnya, kamu menjadi malas untuk berpendapat.
Komunikasi merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu hubungan. Kalau hanya dia, dia, dan dia, yang selalu ingin didengarkan, namun tidak demikian halnya dengan kamu, coba deh, pertimbangkan lagi, apa ini yang namanya hubungan sehat?
2. Hanya memiliki sedikit waktu untuk orang terkasih

Banyak di antara kita yang sudah dewasa, bekerja dan jauh dari orang tua, suka beralasan sibuk untuk sekadar berkunjung dan menelpon mereka.
Padahal sehari itu 24 jam, tak mungkin sibuk terus dan tak ada waktu untuk beberapa jam saja. Ingatlah, kita bukan siapa-siapa tanpa kasih sayang mereka. Jangan sampai menyesal nantinya.
3. Membuang-buang waktu

Seringkali orang tak sadar sedang membuang-buang waktunya dengan percuma setiap hari. Orang akan sadar bahwa ia sudah melewatkan banyak waktu setelah tak banyak hal yang sudah ia lakukan dan kemudian menyesalinya.
4. Menjalani pola hidup tidak sehat

Mungkin kamu sudah tahu bahwa olah raga dan menjaga pola makan sangat penting untuk kesehatan. Berbagai penyakit berbahaya sudah menunggu di usia tuamu nanti, bila kamu mengabaikan hal ini.
Mumpung masih muda, jangan biarkan tubuhmu berkembang dengan cara yang enggak sehat. Apa harus menunggu kamu menua dan menyesali segalanya?
5. Memulai travelling

Masa muda adalah saatnya kamu menjelajahi dunia. Selain mencoba berbagai kesempatan, muda adalah masanya kamu jalan-jalan. Work hard, play hard.
Melihat dunia luar akan memberikanmu pengalaman-pengalaman baru yang menambah wawasan. Jangan menyesalinya jika kamu tidak bisa travelling saat berkeluarga nanti.
6. Bekerja terlalu keras

Kamu memang harus bekerja keras untuk menyiapkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Namun cobalah sedikit sisihkan waktu untuk dirimu sendiri.
Waktu untuk kamu bersenang-senang baik sendiri ataupun hangout dengan teman-teman. Toh, kamu enggak bisa hidup hanya dengan pekerjaan saja kan?
7. Berhenti belajar hal baru

Berada di usia dewasa dengan jabatan tertentu, bukan berarti berhenti belajar hal baru. Walaupun kamu memiliki kesibukan dengan pekerjaan, alangkah baiknya tetap mencari beragam ilmu untuk menambah wawasan sekaligus bisa meningkatkan karier kamu di tempat bekerja.
8. Enggan keluar dari zona nyaman

Kadang buat sebagian orang, bertahan di tempat kerja enggak melulu karena sudah merasa di tempat yang tepat, potensi bisa berkembang, kesejahteraan juga terjamin. Ada juga yang bertahan di tempat kerja, semata-mata karena enggan keluar dari zona nyaman.
Rasa enggan keluar dari zona aman bisa membuatmu terjebak di sana. Padahal bila kamu mau memberanikan diri sedikit saja, barangkali di luar sana banyak kesempatan yang lebih baik terbuka.
9. Banyak bermimpi tapi sedikit bereaksi

Perbedaan tipis antara hidup dengan impian dan hidup dalam impan adalah pada ‘take action’. Seseorang yang hidup dengan impian akan cepat melakukan ‘take action’ dalam setiap kesempatan. Ia bergerak cepat untuk mendapatkannya.
Sementara orang yang hidup dalam impian akan selalu menunda ‘take action’. Maka bangun impian kamu, kemudian hidup dengan impian tersebut dan jangan hidup dalam impian kamu!
(Sumber: brightside.me)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya