Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi
Dream - Penyebaran kasus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) ternyata belum berakhir. Aljazair baru saja melaporkan temuan kematian pertama akibat MERS.
Seorang pria paruh baya berusia 69 tahun dilaporkan meninggal dunia pada Senin malam waktu setempat. Sebelumnya pria tersebut dalam proses karantina selama 11 hari terakhir.
Petugas medis kepada Andolu Agency seperti diwartakan World Bulletin menyatakan pria yang identitasnya dirahasiakan itu positif tertular virus corona setelah melakukan ibadah umroh ke Arab Saudi. Tidak lama berselang pria itu mengeluhkan sesak nafas dan demam, selayaknya tanda-tanda seseorang yang terinfeksi virus corona.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menghargai upaya Arab Saudi dalam memerangi penyebaran penyakit MERS. Virus yang diketahui tertular melalui unta banyak ditemukan di Arab Saudi Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Penyebaranya juga telah sampai ke Sudan, Tunisia, Lebanon, Mesir, Qatar, Malaysia, Italia, Inggris, Spanyol dan Amerika Serikat. Virus corona sebagai penyebab MERS dianggap memiliki karakter serupa dengan virus SARS yang sempat menjadi ancaman di tahun 2003.
Hingga kini belum ditemukan formula pengobatan untuk mengobati MERS. Untuk meminimalisir penyebaran virus corona, pemakaian masker dan sarung tangan sangat dianjurkan ketika berhadapan dengan unta. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya