Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Imam Tetap Sholat Meski Sedang Gempa (Facebook @Musholla Syuhada Blk)
Dream - Gempa Lombok berkekuatan 7 skala richter menyisakan kisah-kisah menggetarkan. Salah satunya tetang seorang imam yang tetap melanjutkan sholat berjamaah meski guncangan besar membuat tubuhnya limbung.
Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Musholla Syuhada Blk yang berlokasi di Kota Denpasar, Bali. Video tersebut merupakan rekaman dari siaran langsung ketika sholat jemaah berlangsung di mushola tersebut.
Diduga imam sedang melaksanakan sholat isya berjemaah. Dugaan ini muncul karena gempa besar itu terjadi sekitar pukul 18:46:35 WIB atau pukul 19:48:35 WITA.
Dalam video tersebut, sang Imam awalnya mengimbau jemaah untuk merapatkan shaf. Setelah memeriksa kerapatan shaf, imam tersebut memulai sholat dengan takbiratul ikhram.
Pada rakaat pertama, imam tersebut membacakan beberapa ayat dari Surat Ar Ra'd usai Surat Al Fatihah. Jemaah begitu khusyuk mengikuti gerakan imam sampai rakaat pertama selesai.
© Dream
Imam kembali berdiri dan membaca Surat Al Fatihah pada rakaat kedua. Ketika sampai ayat 6 Surat Al Fatihah, gempa mulai terasa dan terlihat semakin kuat.
Beberapa makmum memutuskan untuk membatalkan sholat mereka dan lari menyelamatkan diri. Sebagian makmum lain melanjutkan sholat mereka.
Sang imam tampak tidak terganggu dengan getaran gempa. Dia kemudian berpegangan dinding tempat pengimaman masjid sembari membaca Surat Al Baqarah ayat 255 ditambah ayat kursi.
© Dream
Guncangan gempa semakin kuat, namun imam sama sekali tidak bergeming. Sholat pun dijalankan sampai selesai.
Pada Minggu, 5 Agustus 2018, gempa hebat dengan kekuatan 7 Skala Richter mengguncang kawasan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pukul 19.46 WITA. Getaran terasa sampai ke Bali.
Tercatat sedikitnya 82 orang korban meninggal akibat gempa ini. Sementara ratusan lainnya mengalami luka-luka.
© Dream
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

