Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kebakaran KM Satya Kencana IX (Foto: Liputan6.com)
Dream - Kapal Motor (KM) Satya Kencana IX terbakar saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu 4 Agustus 2018. Para penumpang terpaksa terjun ke laut, termasuk seorang perempuan hamil.
Dikutip dari laman radarcirebon.com, Minggu 5 Agustus 2018, penumpang yang tengah mengandung, Uswatun Hikmah, sangat cemas dengan kondisi janin di dalam rahimnya. Sebelum diselamatkan, dia nekat melompat ke laut dai lantai dua kapal tersebut, bersama sang suami.
Beruntung Uswatun tak mengalami luka serius, tensi darahnya pun normal, namun kandungannya yang sudah menginjak usia enam bulan itu belum dicek.
“ Mudah-mudahan saja sehat,” harapnya di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
© Dream
Uswatun mengaku nekat terjun demi menyelamatkan diri. Dia mengambil keputusan itu setelah melihat banyak penumpang yang panik berlarian. Tapi, saat itu dia belum tahu penyebabnya.
“ Ketika mau ke WC, suami melihat asap tebal. Dia balik mencari saya. Penumpang lainnya juga berlarian mau menyelamatkan diri,” katanya.
Api yang sudah mulai merambat ke seluruh bagian kapal dan hawa panas yang semakin luas membuat Uswatun memutuskan untuk melompat.
Berbekal pelampung, ia dan suami akhirnya melompat ke laut. Sekitar 15 menit di air, baru kapal sekoci datang.
“ Perasaan saat itu campur aduk. Bingung, pasrah, dan takut,” ungkap warga Lamongan, Jatim, itu.
© Dream
Kejadian itu tak kalah mencekam dengan apa yang dialami seorang bocah berumur 10 tahun yang menumpang kapal bersama kedua orangtuanya.
Adalah Chintya, anak dari pasangan Jabir dan Sri Purwanti itu tak kalah disaput trauma. “ Masih takut,” ucapnya singkat.
Menurut keterangan orangtua, saat itu para penumpang sudah berlarian keluar ke atas dek kapal. Ada sebagian yang langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.
Karena padatnya tangga menuju dek, mereka pun memutuskan untuk langsung meloncat ke laut.
“ Tunggu tangga kapal kelamaan. Kami akhirnya loncat. Suami sempat terpisah, tapi alhamdulillah ketemu di atas kapal Niki Sae,” ucap Sri.
Tak ada satu pun barang bawaan yang sempat diselamatkan. Hanya pakaian di badan. “ Baju ini dikasih penumpang kapal Niki Sae,” ujar warga Surabaya itu.
Seperti diberitakan, KM Satya Kencana IX terbakar hebat di sekitar 54 mil barat daya Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, pukul 05.35 WIB.
Kapal tersebut mengangkut 230 orang dan 141 kendaraan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Satu orang dinyatakan meninggal.
(Sumber: radarcirebon.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya