Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Google Image
Dream - Ada seorang lelaki dari warga Madinah yang memiliki saudara perempuan di salah satu sudut Madinah, Arab Saudi. Lalu saudara perempuannya itu sakit, maka dia pun menjenguknya.
Kemudian saudara perempuannya itu meninggal, maka dia pun mengurusnya dan membawa ke kuburnya.
Setelah menguburkannya dan kembali ke keluarganya. Dia teringat bahwa dia melupakan sebuah kantong yang tadi dibawanya, maka dia pun meminta bantuan seorang lelaki di antara teman-temannya.
Keduanya mendatangi kuburan itu. Lalu membongkarnya kembali, dan mereka berdua pun menemukan kantong tersebut.
Lalu lelaki itu berkata kepada temannya, “ Bersegeralah, hingga aku dapat melihat keadaan saudara perempuanku.” Lalu dia mengangkat sebagian yang menutupi lahat, ternyata kuburan itu mengobarkan api, maka dia pun segera mengembalikannya dan meratakan kuburan saudara perempuannya.
Lantas dia kembali kepada ibunya lalu berkata, “ Beritahulah aku tentang apa yang pernah dilakukan oleh saudara perempuanku.” Ibunya berkata, “ Mengapa engkau menanyakan tentang saudara perempuanmu, dia kan sudah meninggal?” Dia pun memberitahu ibunya (tentang keadaan di kuburan).
Ibunya berkata, “ Saudara perempuanmu itu suka mengakhirkan sholat, dan tidak melaksanakan sholat dengan thaharah yang sempurna. Dia juga suka mendatangi pintu-pintu para tetangga ketika mereka tidur, lalu menempelkan telinganya ke pintu-pintu mereka, maka terdengarlah pembicaraan mereka.”
Yakni mendengarkan pembicaraan agar bisa menyebarkan hasutan, dan itulah sebab adzab kubur itu.
Imam As-Samarqandi berkata, barang siapa yang ingin selamat dari adzab kubur, maka dia hendaknya menjauhi hasutan dan dosa-dosa lainnya, agar dia terhindar dari adzab kubur dan mudah baginya menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir.
Orang yang suka mengakhirkan sholat saja demikian kondisinya, lantas bagaimana dengan orang yang tidak menegakkan sholat?
Ulasan selengkapnya klik di sini. (Ism)
Baca Juga: Alasan Wanita Dilarang Nikahi Lebih dari Satu Pria Lilitkan Uang Rp979 Juta, Kakek Tua Ini Ternyata... Inilah Binatang Pembawa Pesan Kiamat
© Dream
Dream - Ini kisah hikmah. Cerita tentang kuburan seorang wanita yang terbakar karena amalan sewaktu hidup. Kisah ini diriwayatkan dari Amr bin Dinar, ditulis dalam Kitab Tanbih Al-Ghafilin Imam Abu Al-Laits As-Samarqandi.
Alkisah, ada seorang lelaki di Madinah, Arab Saudi, yang saudara perempuannya sakit. Lelaki itu menjenguknya. Namun sang saudari wafat. Sebagai saudara, lelaki itu mengurus jenazah saudarinya.
Jasad itu disucikan, hingga dimakamkan. Pria itu, dan para pengantar jenazah, pulang. Tapi, saat sampai di rumah, lelaki itu ingat sebuah kantong yang dia bawa tertinggal di dalam kuburan sang saudari.
Pria itu lantas meminta salah seorang teman untuk menemani kembali ke kuburan. Mereka kemudian berniat menggali makam saudari yang baru saja dimakamkan itu.
Niat itu dilaksanakan. Gundukan tanah yang masih baru itu digali lagi. Dan kantong yang dicari akhirnya ketemu. Tapi, pria itu punya niat lain, ingin melihat kondisi jasad sang saudari.
“ Bersegeralah, hingga aku dapat melihat keadaan saudara perempuanku,” kata pria itu kepada temannya.
Lalu sebagian penutup liang lahat diangkat. Betapa terkejutnya mereka, ternyata di dalam liang lahat itu mereka melihat.....
Apa yang selanjutnya terjadi? Bagaimana kondisi jasad saudari lelaki itu? Baca selengkapnya di sini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
© Dream
Dream - Kematian merupakan sebuah kepastian yang pasti akan terjadi pada setiap makhluk ciptaan Allah SWT. Sehingga ketika ajal menjemput kita tidak bisa berlari, menghindar atau bahkan bersembunyi.
Sekalipun kita belum siap menghadap illahi, masih bergelimang dosa, dan belum sempat bertaubat, namun ketika telah tiba masanya ajal akan tetap menjemput tidak peduli apapun.
Inilah yang dialami oleh lelaki ini, di mana kematian menjemputnya saat ia dalam kondisi yang tidak siap.
Jenazahnya pun tiba-tiba berubah menjadi babi. Peristiwa ini bahkan disaksikan langsung oleh Rasulullah SAW. Lantas seperti apa kisahnya?
Dalam sebuah riwayat dikisahkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW sedang duduk bersama para sahabat, kemudian tiba-tiba datang seorang pemuda Arab yang masuk ke dalam masjid sambil menangis.
Melihat hal tersebut Rasulullah SAW pun bertanya, " Wahai orang muda, mengapa engkau menangis?"
Maka pemuda itu pun menjawab, " Ya Rasulullah, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain kafan dan tidak pula ada orang yang hendak memandikannya."
Mendengar perkataan pemuda itu, Rasulullah SAW pun memerintahkan Abu Bakar ra dan Umar ra mengikuti pemuda itu untuk melihat masalahnya. Sehingga kedua sahabat Nabi itu pun mengikuti pemuda itu dan mendapati ayah pemuda itu telah berubah menjadi babi hitam.
Sehingga keduanya pun kembali dan memberitahu Rasulullah SAW, " Ya Rasulullah, kami melihat jenazah ayah pemuda ini telah berubah menjadi babi hutan yang hitam."
Mendengar penuturan kedua sahabatnya itu, maka Rasulullah SAW dan kedua sahabatnya itu pun pergi ke rumah pemuda itu. Kemudian beliau pun berdoa kepada Allah SWT, sehingga mayat itu pun berubah menjadi bentuk manusia semula. Lalu Rasulullah SAW dan kedua sahabatnya itu menshalatkan jenazah tersebut.
Akan tetapi saat hendak dikebumikan, tiba-tiba mayat itu kembali berubah menjadi seperti babi hutan yang hitam. Sehingga Rasulullah SAW pun bertanya ke pemuda itu, " Wahai orang muda, apa yang telah dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia di dunia dulu?" .
Maka berkatalah pemuda itu; " Sebenarnya semasa hidupnya ayahku ini tidak mau mengerjakan sholat." Mendengar penuturan pemuda itu, Rasulullah SAW pun bersabda, " Wahai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sholat. Kelak di hari kiamat ia akan dibangkitkan oleh Allah SWT seperti babi hutan yang hitam.
Kemudian dalam riwayat lainnya, kisah selengkapnya klik di sini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya