Diajak Sarapan, Azwar Anas Minta Maaf pada Siswi SMP

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 17 Juli 2017 16:35
Diajak Sarapan, Azwar Anas Minta Maaf pada Siswi SMP
Azwar Anas meminta maaf atas tindakan sekolah negeri yang membuat peraturan yang mewajiban seluruh anak didiknya mengenakan jilbab, tanpa terkecuali.

Dream - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak sarapan siswi yang mengalami tindak diskriminasi di SMPN 3 Genteng, Yenima Swandina Alfa.

" Pagi ini saya undang yang bersangkutan untuk sarapan pecel rawon bersama. Ada bapaknya juga, Pak Timotius. Saya sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah daerah, karena bagaimana pun SMPN adalah lembaga di bawah pemda. Dan mari kita jaga bersama-sama kerukunan umat beragama di Banyuwangi. Saling menghargai kuncinya," ujar Anas, dikutip Dream dari Merdeka.com, Senin, 17 Juli 2017.

Anas berharap tidak ada lagi sekolah yang menerapkan aturan berdasarkan latar belakang agama, suku, dan ras, yang berpotensi mendiskriminasi siswa.

Permasalahan ini, sambung Anas, harus menjadi pelajaran bagi seluruh aparatur sipil negara. Tidak hanya yang terkait bidang pendidikan, tapi juga semua bidang.

" Berjilbab untuk pelajar muslim tentu tidak masalah, tapi tidak boleh dipaksakan kepada pelajar yang beragama selain Islam. Aturan sekolah tidak boleh mendiskriminasi, harus memberi ruang yang sama tanpa memandang perbedaan SARA," kata Anas.

Orang tua Yenima, Timotius Purno Ribowo, berterima kasih atas respons Anas. " Sebenarnya saya sudah tidak ada masalah dengan hal ini, tapi saya terharu dengan perhatian Pak Anas," kata Timotus.

Diberitakan sebelumnya, SMP N Genteng, Banyuwangi, membuat peraturan yang mengejutkan. Sebab, sekolah negeri itu meminta seluruh siswi menggunakan jilbab tanpa terkecuali. Peraturan ini dikritik, lantaran dapat menimbulkan diskriminasi diantara siswa.(Sah)

Beri Komentar