Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Pergi ke luar angkasa artinya siap menghadapi segala keterbatasan. Selain kondisi lingkungan, para astronot juga harus siap menghadapi sejumlah aturan kebersihan yang ketat.
Baru-baru ini, astronot perempuan asal Houston, Texas, Amerika Serikat, Anne McClain, membagikan foto saat membersihkan sejumlah pakaian astronot.
"Perawatan baju luar angkasa. Masing-masing seragam seperti pesawat luar angkasa kecil yang memiliki tenaga, udara, dan sistem air yang bekerja bersamaan untuk menjaga atmosfer sesuai dengan tubuh manusia, sekaligus melindungi astronot dari ruang yang hampa," ujar McClain.
Spacesuit maintenance…Each suit is like a small spacecraft with its own power, air and water systems which work together to maintain the precise atmosphere in which humans can live, while also protecting us from the harsh conditions of space. Pretty phenomenal design! pic.twitter.com/nT5R1eFkXB
— Anne McClain (@AstroAnnimal)February 19, 2019
Dilaporkan NASA, para anggota kru Stasiun Ruang Angkasa Internasional memiliki beberapa pakaian untuk digunakan di luar angkasa. Selain seragam luar angkasa, para astronot juga memiliki beberapa tipe baju yang digunakan untuk bersantai, bekerja di dalam stasiun luar angkasa, dan saat mendarat atau lepas landas.
Beberapa baju santai seperti kaos, celana pendek, dan kemeja biasanya akan dipilih selama beberapa bulan sebelum lepas landas.
Untuk menjaga ketersediaan, para astronot biasanya tidak mengganti pakaian kerja harian. Aktivitas ini karena tidak tersedianya mesin cuci di luar angkasa.

Para kru pesawat luar angkasa mengenakan kaus berkerah (Foto: NASA)
Rata-rata, kru pesawat luar angkasa akan mengganti celana pendek dan kaos miliknya usai beraktivitas selama tiga hari. Sementara itu baju kerja dan celana akan diganti selama 10 hari sekali.

Seorang astronot mengenakan baju kerja berwarna biru (Foto: NASA)
Lantas bagaimana dengan baju-baju kotor milik astronot? NASA menyebut, baju-baju kotor itu akan dimasukkan ke dalam plastik untuk dibuang dan dibakar ketika memasuki kembali atmosfer Bumi.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti