Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Lexi And Her Boyfriend (Foto: Dailystar.co.uk)
Dream – Lexi, wanita berusia 22 tahun asal Indiana, AS, menjalani keseharian layaknya seorang anak kecil. Dan kekasihnya berperan sebagai ‘ayah’ yang merawat dan menjaganya bahkan memberinya makan serta mengganti popoknya.
Lexi menyebut bahwa hubungannya dengan sang kekasih bukanlah hubungan layaknya pasangan kekasih lain. Mereka benar-benar menjalani kehidupan sebagai ayah dan anak.
Lexi juga menambahkan bahwa gaya hidupnya kembali ke awal kepolosannya. Itulah mengapa kekasihnya tidak diizinkan untuk tidur dengannya atau dengan wanita lain.
“ Ini tentang kembali ke kepolosanku. Masa dimana hal-hal negatif belum terjadi padaku. Ini seperti mekanisme koping,” ungkapnya.
“ Aku tidak hanya bermain peran. Aku hidup seolah-olah aku adalah seorang bayi. Memakai popok. Kemudian pacarku memberi susu dan bermain serta menonton kartun bersama-sama. Inilah sebuah cita-cita yang aku dambakan,” jelasnya kembali.

Lexi mengatakan kekasihnya sangat mendukung apa yang ia lakukan. Bahkan ia telah merawatnya selama lebih dari setahun. Layaknya orangtua merawat seorang anak.
Namun, hal yang tidak ia miliki adalah menjalani hubungan seksual layaknya pasangan lain.
" Satu hal yang tidak kami miliki adalah hubungan seksual. Aku juga tidak bisa tidur dengannya dan dia baik-baik saja dengan itu.”
“ Aku tidak memaksakan hidup ini pada siapapun. Kami hanya ingin orang percaya bahwa hal ini bukanlah tentang seks, namun tentang sebuah komitmen. Kami tidak mengharapkan semua orang akan memahami atau menerimanya. Tetapi hal ini membuat kami merasa senang dan bahagia,” ucap Lexi.

Namun, banyak orang masih menganggap mereka tertarik secara seksual kepada anak-anak. Nyatanya, hal tersebut tidaklah benar. Karena ia hanya ingin hidup layaknya seorang anak kecil.
Lexi menambahkan, " Aku selalu kekanak-kanakan, dan memilih untuk mengekspresikan dalam wujud yang seperti ini. Namun disisi lain, aku tetap seorang dewasa.”
Lexi menyadari bahwa ia memilih untuk hidup seperti ini merupakan bagian dari kedewasaannya. Ia memilih menyederhanakan karena alasan pribadi.
" Hidup seperti bayi membantuku menikmati hidupku. Kekasihku senang merawatku dan menurutku diluar sana banyak pasangan yang hidup seperti kami.”
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam