Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Lokasi Pembunuhan (Foto: Shutterstock)
Dream - Hajatan warga Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Lahat, Sumatera Selatan, berujung dengan aksi pembunuhan saat acara itu berlangsung.
Peristiwa itu bermula saat korban, Darsan (45) mendatangi hajatan, Minggu 21 Februari 2021. Di sana, ia bertemu pelaku, Junaidi (44) yang tak lain adalah sahabatnya dan tinggal sekampung di Desa Sugi Waras, Kecamatan Gumay Talang.
Tiba-tiba, korban Darsan memelorotkan celana pelaku di hadapan tamu undangan yang sedang ramai. Hal itu membuat pelaku malu dan emosi.
Pelaku Junaidi langsung mencabut pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menusuk dada korban. Korban tewas di tempat dan jenazahnya dibawa warga ke rumah sakit untuk keperluan visum.
Usai menusuk korban, Junaidi melarikan diri karena takut diamuk massa. Dan akhirnya memilih menyerahkan diri ke rumah kepala desa.
" Tersangka sudah diamankan untuk pemeriksaan. Dia mengaku menyesali perbuatannya," kata Kasatreskrim Polres Lahat AKP Kurniawi H Barmawi dikutip dari Merdeka.com, Senin 22 Februari 2021.
Motif tersangka menusuk korban karena malu celananya dipeloroti di tengah keramaian. Padahal selama ini dia dan korban tak pernah ribut, bahkan berteman baik.
Atas perbuatannya, petani itu dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. Barang bukti disita sebilah pisau dan pakai korban yang terdapat bercak darah.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya