(Foto: China Press)
Dream - Menjadi dokter adalah salah satu pilihan profesi mulia sekaligus terberat di dunia. DI tangan seorang dokter, nyawa seorang pasien dipertaruhkan.
Beratnya beban kerja, jam kerja yang tak pandang waktu, serta tanggung jawab besar membuat seorang dokter harus tangguh secara fisik maupun mental. Risiko inilah yang harus dipikirkan jika kamu benar-benar ingin menjadi dokter.
Lihatlah kisah sedih seorang dokter dari China ini. Pola hidup yang supersibuk telah merenggut nyawanya.
Beberapa hari yang lalu, dokter berusia 43 tahun itu ditemukan pingsan dan dinyatakan meninggal setelah bekerja selama 18 jam tanpa henti.
Insiden menyedihkan ini terjadi di sebuah rumah sakit di Shanxi, China. Menurut China Press, dokter bermarga Zhao, sedang melakukan shift malam pada tanggal 28 Desember.
Meski sudah lelah keesokan paginya, dia terus bekerja seperti biasa dan memutuskan tak pulang ke rumah untuk beristirahat.
Zhao terus bekerja 18 jam tanpa henti. Dia lalu melanjutkan sisa kerjanya dengan mengelilingi kamar para pasien. Hari itu Zhao memang sedang ingin mengunjungi seorang pria tua yang didiagnosis dengan kondisi parah.
Dia sepertinya punya berita penting untuk disampaikan kepada pasien. Tapi sebelum pesan disampaikan, Zhao tiba-tiba pingsan dan terjatuh di lantai. Tak ada sepatah kata pun terucap dari mulutnya.
Putri pasien memeluknya sambil memanggil perawat. Sayangnya, Zhao dinyatakan meninggal pada 30 Desember, setelah 20 jam menjalani perawatan darurat.
Dilaporkan bahwa Zhao ternyata menderita pendarahan di otaknya saat meninggal dunia.
Menurut rekan-rekannya, Zhao memang dikenal sebagai wanita gila kerja. Dia bersedia menggantikan jam kerja rekannya tanpa berpikir dua kali.
Berita yang memilukan ini membuat teman-teman dan anggota keluarganya merasa terpukul.
" Hanya tinggal dua hari lagi dan dia akan merayakan Tahun Baru 2018," komentar seorang teman.
(Sah/Sumber: worldofbuzz.com)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
