Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Viral (Foto: Instagram/natalyvgaldino)
Dream – Seorang wanita asal Sao Vicente, Brazil harus mendapat perawatan di rumah sakit setelah ia digigit kelabang saat tengah tertidur.
Wanita bernama Nataly Gadino itu pun menceritakan bagaimana kejadian mengerikan itu menimpa dirinya.
“ Saya sedang tidur dan ditengah malam saya merasakan sesuatu menusuk bibir atas saya dan saya melihat hewan itu menempel di selimut. Hewan itu pun langsung mencakar bibir saya. Namun, karena gelap saya hanya mencoba melepaskan hewan tersebut,” ungkap Nataly.
Namun, hewan yang diketahui ternyata seekor kelabang itu tak jua lepas. Hingga membuat Nataly ketakutan dan harus merasakan sakit yang luar biasa.
“ Saya mencoba menarik dan melepaskannya. Saya melakukan hal tersebut selama lima detik dengan rasa sakit yang tak tertahankan. Saya pun bangun dari tempat tidur dan menyalakan lampu. Saya pun melihat di cermin mulut saya sudah robek karena kelabang raksasa itu,” lanjutnya kembali.

Meski pun racun kelabang biasanya dapat menyebabkan pembengkakan dan tidak berbahaya bagi manusia, namun Nataly khawatir karena lokasi gigitannya berada disekitar mulut.
Setelah kejadian itu, Nataly pun merasakan sesak napas. Hingga ia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit dan menjalani perawatan medis.
“ Bibir saya pun mulai membengkak dan saya langsung ke rumah sakit. Mereka pun memberi saya obat untuk rasa sakit dan alergi,” tuturnya.

Setelah Nataly kembali ke rumah, ia butuh dua hari agar bengkak tersebut mengempis. Saat itu ia merasa sangat takut lantaran tidak mengetahui banyak hal tentang kelabang. Apakah racunnya berbahaya atau tidak.
Kini, Nataliy telah kembali pulih. Ia pun membagikan pengalamannya itu melalui media sosial miliknya. Ia berharap orang-orang akan lebih menjaga lingkungan rumahnya. Terlebih kelabang sangat menyukai tempat-tempat yang lembab.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya