Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Wali Kota Bogor Bima Arya Saat Menjadi Inspektur Upacara
Dream - Keputusan Walikota Bogor Bima Arya menghentikan kegiatan warga Syiah yang merayakan Hari Asyura pada Sabtu, 24 Oktober 2015 lalu menjadi kontroversial. Upayanya meredam munculnya konflik yang membahayakan warga ternyata diartikan berbeda oleh sebagian kalangan.
Beberapa lembaga toleransi menyebut tindakan Arya membatasi Hak Azasi Manusia (HAM) dalam beribadah. Meski begitu dirinya punya penjelasan lain.
" Sebagai Walikota bukan domain saya untuk melarang urusan aqidah. Ini murni masalah keamanan. Saya hanya tidak ingin ada (pertumpahan) darah di Kota Bogor. Sebab, nantinya akan menimbulkan luka," tegasnya saat menjadi pembicara diskusi di Auditorium Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, seperti ditulis Dream, Kamis, 29 Oktober 2015.
Dia menceritakan, kala itu kondisi telah memanas karena banyak warga yang resah dan siap melakukan perlawanan. Untuk menghindari terjadi konflik, Arya Bima akhirnya mendatangi pihak penyelenggara, Habib Assegaf.
" Pilihan saya waktu itu hanya ada dua. Dilindungi saja di situ atau meminta dengan baik-baik mereka untuk tidak dilanjutkan aktivitas perayaan. Setelah berunding dengan Habib Assegaf. Beliau menyetujui acara dihentikan," jelasnya.
Meski akhirnya mendapat dukungan dari berbagai ormas keagamaan dirinya enggan menanggapi itu. " Saya justru sedih ketika banyak dukungan mengalirkan kepada saya. Sebab dukungan itu akan membuat bangsa ini bisa terpecah karena keyakinan," ucapnya sedih.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari