Bucin Totalitas, Pemuda di Bantul Jual Perabot Rumah Sampai Genteng Demi Pacar

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 25 November 2021 12:01
Bucin Totalitas, Pemuda di Bantul Jual Perabot Rumah Sampai Genteng Demi Pacar
Pemuda tersebut akhirnya dilaporkan sang ibu ke polisi.

Dream - Seorang pemuda asal Bantul, DI Yogyakarta, DRS, 24 tahun, dipolisikan oleh ibunya sendiri. Penyebabnya, sang ibu jengkel dengan kelakuan DRS yang menghabiskan seisi rumah yang berlokasi di Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong.

DRS saat ini mendekam di penjara setelah sang ibu, P, 53 tahun, membuat laporan ke polisi. P mengaku isi rumahnya habis lantaran dijual DRS.

Kapolres Bantul, Ajun Komisaris Besar Ihsan, mengatakan awalnya sang ibu memaklumi perbuatan DRS. Tetapi ketika dibiarkan, barang yang dijual semakin banyak.

" Awalnya kasus ini oleh ibunya dimaklumi, karena bagiamanapun masih anak kandung. Namun semakin dibiarkan, semakin banyak yang dijual, sehingga ibunya melaporkan ke Polsek Pundong," ujar Ihsan.

DRS menjual perabotan seperti lemari, kursi, meja satu per satu. Lantaran sudah habis, DRS nekat mempreteli genteng rumah untuk dijual.

 

1 dari 3 halaman

Nilai Total Rp30 Juta

Perbuatan itu dilakukan DRS sejak 14 Oktober 2021 sebelum akhirnya ketahuan sang ibu. Total nilai penjualan mencapai Rp30 juta.

Parahnya, DRS menggunakan uang tersebut demi menyenangkan sang kekasih asal Ngawi yang baru dikenal selama satu bulan. DRS membelikan sang kekasih berbagai macam hadiah hingga mentraktir makan.

" Sudah kami cek memang rumahnya pelapor sekarang kosong, termasuk terakhir genteng pun diambil karena mungkin tidak ada yang bisa diambil," kata Ihsan.

DRS mengaku menjual seluruh perabotan rumah itu ketika sang ibu sedang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kasihan. Sang ibu menjadi tulang punggung setelah suaminya meninggal beberapa bulan lalu.

 

2 dari 3 halaman

Demi Sang Kekasih

Pelaku mengatakan nekat menjual seluruh perabotan lantaran penghasilan sebagai driver ojek online tidak mencukupi. Sementara, dia ingin menyenangkan hati sang kekasih yang kini ada di Ngawi.

" (Saya berikan) langsung sendiri hadiahnya, kadang berupa makanan, tas, baju, gitu," kata DRS.

DRS akhirnya menyesal telah melakukan perbuatan tersebut dan telah meminta maaf kepada sang ibu. Dia mengaku siap menerima konsekuensi atas kelakuannya.

" Berani berbuat berani bertanggungjawab," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Sang Kekasih Tidak Tahu

DRS juga menceritakan perkenalannya dengan sang kekasih berawal dari order ojek online. Selama ini, dia mengatakan kekasihnya tidak tahu hadiah yang didapat merupakan hasil penjualan perabot rumah.

" Kalau pacar saya lihat TV ya tahu, kalau enggak, ya enggak tahu," terang DRS.

Atas perbuatan tersebut, DRS dijerat dengan Pasal 367 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. Tetapi, polisi membuka peluang untuk menghentikan penanganan jika sang ibu mencabut laporan lantaran kasus ini bersifat delik aduan, dikutip dari Solopos.

 

Beri Komentar