Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
China Gali Lubang Sedalam 10.000 Meter Ke Inti Bumi, Ini Yang Ditemukan (IFL Science)
Dream - Ilmuwan China mulai menggali lubang sedalam 10.000 meter ke dalam inti bumi. Proyek penggalian ini memecahkan rekor lubang galian terdalam dalam sejarah negara tersebut.
Galian ini menembus lebih dari 10 lapis bebatuan dengan harapan dapat menemukan bebatuan dari zaman kapur yang sudah ada sejak 145 juta tahun lalu.
Dilansir dari IFL Science, proyek yang dimulai pada Selasa ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber daya mineral dan untuk menaksir risiko lingkungan, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.
Lubang ini ditandingkan dengan lubang terdalam di dunia yang terletak di Rusia, yaitu Lubang Superdalam Kola dengan kedalaman 11.034 meter yang sudah ada sejak zaman Uni Soviet.
Tim penggalian lubang di China menemukan, bebatuan yang terkubur sangat dalam di bumi bersifat lebih basah dari yang sebelumnya mereka perkirakan.
Mereka awalnya menganggap bahwa air tidak dapat meresap ke dalam lapisan bebatuan secara mendalam.
Alih-alih menemukan lapisan basalt di bawah lapisan granit seperti yang mereka harapkan, mereka justru menemukan granit metamorfis.
Menggali lapisan bumi secara mendalam bukanlah tugas yang mudah. Sekelopok tim dari Amerika sempat mengalami kegagalan dalam proyek galiannya setelah dililit isu keuangan dan manajerial.
Sun Jinsheng, seorang staf akademik dari Chinese Academy of Engineering mengatakan " tingkat kesulitan konstruksi penggalian lapisan bumi itu hampir sesulit mengendarai truk besar di atas dua kabel baja tipis."
Laporan: Nur Rahma
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya