Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Almarhum Sutan Bhatoegana Bersama Anaknya (Foto:Instagram Meyla Siregar)
Dream - Berpulangnya politisi Sutan Bhatoegana meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Sehari setelah dikebumikan, sebuah unggahan anak alhamrhum Sutan di Instagram turut mencuri perhatian publik.
Dalam sebuah foto terlihat sang anak bersama Sutan yang tengah terbaring di rumah sakit. Terlihat tubuh almarhum Sutan menyusut. Sang anak, yang bernama Meyla Siregar, itu terlihat memeluk tangan sang papa, sambil menyandarkan kepala di pundaknya.
" Mela kira kemaren papa masih bisa ikut melewati malam pergantian tahun baru sama kita pa. Mela kira papa masih bisa ngeliat calon cucu papa yang ada di perut mela ini pa, calon adeknya Luna. Tapi ternyata Allah berkehendak lain ya pa. Mela sayang banget sama papa, tapi ternyata Allah lebih sayang lagi sama papa. Mungkin memang ini yang terbaik buat papa dan kita semua," tulis perempuan yang akrab disapa Mela itu.
© Dream
Meskipun sedih, namun bagi Mela, penyakit yang diderita almarhum ayahnya merupakan cara Allah untuk menggugurkan semua dosa. Tak hanya itu saja, perempuan berambut panjang ini juga melihat hikmah di balik kejadian sakit kanker hati yang diderita Sutan.
" Selain sebagai penggugur dosa-dosa papa yang disengaja maupun tidak disengaja, juga supaya kita bisa bertemu papa terus setiap hari, kita bisa berkumpul terus setiap hari. Kita bisa quality time lagi kayak dulu walaupun dengan kondisi yang berbeda," lanjut Mela.
Seperti diketahui sebelumnya, Sutan menghuni rumah tahanan di Suka Miskin, Bandung. Sehingga pihak keluarga yang ingin menjenguk hanya mendapat izin dua kali dalam seminggu. Yaitu setiap hari Senin dan Kamis saja.
© Dream
Selama enam minggu terbaring di rumah sakit, Mela mengaku tidak tega setiap melihat ayahnya mengerang kesakitan. Namun baginya, kondisi itu jauh lebih baik daripada harus melihat orangtuanya mendekam di balik jeruji tahanan.
" Sekarang papa udah ga ngerasain kesakitan lagi kan pa? Udah ga ada lagi sakit luar biasa yang menggerogoti tubuh papa ya pah? :) kemaren papa kayaknya adeeem banget muka papa tersenyum :) Yang tenang ya pah disana. Papa akan selalu ada di doa-doa mela, papa akan terus tetap ada di hati mela. Terimakasih buat waktunya ya pah. Mela sayang papaaa," tutup Mela mengakhiri curhatannya yang menyayat hati.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya