Debat Panas Jokowi Vs Prabowo, Ini Dia Pemenangnya

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 31 Maret 2019 12:17
Debat Panas Jokowi Vs Prabowo, Ini Dia Pemenangnya
Situs pemantau media sosial, PoliticaWave, mencatat secara detail respons warganet terhadap paparan dua Calon Presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Dream - Debat Calon Presiden yang digelar Sabtu malam, 30 Maret 2019, mengundang animo warganet. Mereka memberikan beragam respons di media sosial terhadap pemaparan dua kandidat pada tema ideologi, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional tersebut.

Situs pemantau media sosial, PoliticaWave, mencatat secara detail respons warganet terhadap paparan dua Calon Presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Menurut catatan PoliticaWave, percakapan terkait Jokowi di media sosial didominasi sentimen positif sebesar 74% dan sentimen negatif sebesar 26%. Sementara Prabowo meraih jumlah percakapan sentimen positif sebesar 52% dan sentimen negatif sebesar 48%.

Tak hanya secara umum, PoliticaWave juga mencatat percakapan warganet pada setiap segmen. Debat semalam diselenggarakan dalam enam segmen.

1 dari 7 halaman

Segmen Satu

Pada Segmen Satu, Jokowi meraih sentimen positif sebesar 82,20%. Isu positif yang banyak dibicarakan adalah program Digtal Melayani alias Dilan. Visi misi Jokowi juga dinilai lebih detail dan teknis. Jokowi juga dinilai mendorong masyarakat internasional menghapuskan penjajahan.

Pada Satu ini, Jokowi mendapat sentimen negatif sebesar 17,80%. Dia disorot karena tidak menyebut nama Cawapres KH. Ma'ruf Amin. Selain itu, gaya penyampaiannya dinilai lambat.

Sementara, Prabowo mendapat sentimen positif sebesar 65,30% pada segmen pertama ini. Penegasan Pancasila sebagai ideologi final mendapat sambutan. Gaya penyampaian visi-misi dinilai lebih bersemangat. Program perbaikan anggaran pertahanan juga mendapat sambutan.

Prabowo mendapat sentimen negatif sebesar 34,70% pada segmen ini. Sentimen negatif itu datang terkait sindiran kepadanya yang dituding akan mengganti ideologi Pancasila. Selain itu, gaya penyampaiannya dinilai terlalu emosi.

2 dari 7 halaman

Segmen Dua

Pada Segmen Dua tentang ideologi dan pemerintahan, Jokowi mendapat sentimen positif sebesar 76,78%. Pendekatan Jokowi yang mengikuti perkembangan zaman mendapat sambutan baik. Jokowi juga mendapat pujian terkait respons pernyataan Prabowo tentang tuduhan pendukungnya. Jokowi juga mendapat apresiasi karena menekankan manfaat Digital Melayani.

Jokowi mendapat sentimen negatif sebesar 23,22% pada segmen ini. Dia dinilai mengikuti jawaban Prabowo. Selain itu, Jokowi juga dinilai kekurangan narasi karena selalu ada waktu tersisa.

Sedangkan, Prabowo memperoleh 58,83% sentimen positif pada Segmen Dua. Prabowo mendapat apresiasi karena menginginkan pendidikan Pancasila dari tingkat TK. Penegasan dirinya tidak mungkin mengubah ideologi Pancasila juga dapat sambutan positif. Satu poin lagi, dia menyatakan mengutamakan kekayaan negara dipertahankan dibandingkan kecanggihan teknologi.

Tapi, Prabowo mendapat sentimen negatif sebesar 41,17% pada segmen ini. Poin yang jadi sorotan adalah sindiran terkait kelompok pendukungnya yang juga menyebar tuduhan terhadap Jokowi. Prabowo juga dikritik karena terkesan tidak mendukung kemajuan teknologi.

3 dari 7 halaman

Segmen Tiga

Pada Segmen Tiga, tentang pertahanan, keamanan, dan hubungan internasional, Jokowi meraup sentimen positif sebesar 80,65%. Pernyataan Jokowi dinilai lebih jelas dan detail dengan angka. Sementara itu, penjelasan terkait pertahanan dinilai lebih visioner.

Sentimen negatif terhadap Jokowi pada segmen ini sebesar 19,35%. Pernyataan data anggaran pertahanan Jokowi dianggap kurang valid. Selain itu, politik luar negeri dianggap tak sesuai realitas karena sering tak hadir di forum internasional.

Prabowo mendapat sentimen positif sebesar 57,64% pada segmen ini. Apresiasi datang karena penggunaan bahasa Inggris. Selain itu, dia dinilai lebih berpengalaman di dunia militer.

Sedangkan, sentimen negatif terhadap Prabowo pada segmen ini sebesar 42,36%. Dia dinilai seperti tidak percaya dengan TNI. Terlalu sering menyinggung kebocoran anggaran. Selain itu juga dinilai terlalu emosional.

4 dari 7 halaman

Segmen Empat

Pada Segmen Empat, debat bebas, Jokowi mendapat 77,11% sentimen positif. Dia mendapat apresiasi karena menekankan pentingnya skala prioritas dalam strategi pertahanan. Kemudian, juga menekankan pentingnya kecepatan dalam pelayanan.

Sentimen negatif Jokowi sebesar 22,89%. Dia dinilai kerap mendapat informasi yang salah.

Sementara, sentimen positif Prabowo sebesar 42,73%. Poin Prabowo yang mendapat apresiasi adalah penegasan tidak akan menerima 'briefing' yang salah. Selain itu, keinginan menjalankan demokrasi lebih utama daripada membangun sistem.

Sementara, sentimen negatif terhadap Prabowo pada segmen ini cukup besar, yaitu 57,27%. Prabowo dinilai terlalu fokus membahas topik perang.

5 dari 7 halaman

Segmen Lima

Pada Segmen Lima, yang juga debat bebas, Jokowi mendapat sentimen positif sebesar 47,40%. Penegasan kekayaan Indonesia dikelola sendiri dan imbau negara ASEAN untuk membantu Rohingya mendapat apresiasi.

Sentimen negatif kepada Jokowi cukup besar pada segmen ini, yaitu 52,60%. Pemaparan diplomasi Jokowi dinilai hanya berorientasi pada bisnis.

Sementara, sentimen positif untuk Prabowo sebesar 38,74%. Prabowo yang dikira tidak paham tentang masalah Rakhine State di Myanmar, ternyata mampu menjawab pertanyaan dengan baik.

Namun demikian, sentimen negatif untuk Prabowo pada segmen ini cukup besar, yaitu 61,26%. Dia dinilai terlalu khawatir dengan invasi asing. Selain itu, pernyataan terkait kepemilikan saham Freeport dinilai tidak berbasis fakta. Opini tentang Rakhine State juga sudah dilakukan Jokowi.

6 dari 7 halaman

Segmen Enam

Pada Segmen Terakhir, tentang pernyataan penutup, Jokowi meraup sentimen positif 52,84%. Pernyataan penutup Jokowi dinilai menyejukkan. Secara keseluruhan Jokowi dinilai lebih tenang dan matang dalam menyampaikan gagasan.

Sentimen negatif Jokowi pada bagian penutup sebesar 47,16%. Pernyataan penutup dinilai seperti pernyataan perpisahan.

Sementara, Prabowo mendapat sentimen positif sebesar 38,74%. Penampilan Prabowo secara keseluruhan dinilai lebih “ all out”. Namun dia juga meraup sentimen negatif yang cukup besar, yaitu 61,26%. Prabowo dinilai lebih offensive dan terlalu emosional.

7 dari 7 halaman

Kesimpulan

Dari analisa tersebut, PoliticaWave menyimpulkan bahwa Jokowi unggul pada setiap segmen debat Pilpres keempat dari sisi sentimen positif. Jokowi meraih percakapan positif terbesar pada segmen 1 dengan 82,20%.

Capaian itu tak terlepas dari pernyataan Jokowi mengenai Digital Melayani atau “ Dilan” yang dianggap bermanfaat serta sesuai dengan perkembangan digital saat ini.

Pada sisi lain, Prabowo meraih percakapan positif terbesar pada segmen awal sebesar 65,30% tentang Pancasila sebagai Ideologi negara yang sudah final.

Jokowi meraih percakapan negatif tertinggi pada Segmen Lima dikarenakan diplomasi negara yang hanya berorientasi pada bisnis saja.

Pada penghujung debat keempat, Prabowo justru meraih percakapan negatif tertinggi di Segmen Enam karena dianggap terlalu emosional dalam serta offensive dalam penyampaiannya.

Beri Komentar