Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam hidup, hal yang dicari manusia adalah rahmat dan nikmat dari Allah SWT. Tentu, nikmat itu telah mendapatkan ridha dari Allah.
Mendapatkan nikmat tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Hidup berjalan dengan ringan dan menyenangkan.
Allah memberikan nikmat kepada setiap makhluknya. Nikmat merupakan wujud kasih sayang Allah yang diberikan tanpa syarat.
Sedangkan kita patut memanfaatkan nikmat itu dengan sebaik-baiknya. Selain itu, patut pula kita bersyukur atas segala nikmat yang diperoleh.
Agar Allah senantiasa memberikan nikmat-Nya pada kita, dianjurkan membaca doa ini. Doa ini bisa dilafalkan kapan pun, termasuk usai sholat.

Allahumma inna nas aluka minan ni'mati tamamaha wa minal 'ishmati dawamaha wa minar rohmati syumulaha wa minal 'afiyati hushulaha wa minal 'aisyi arghadahu wa minal 'umri as'adahu wa minal ihsani atammahu wa minal in'ami a'ammahu wa minal fadhli a'zabahu wa minal luthfi anfa'ahu. Allahumma kun 'alaina wa la takun 'alaina.
Artinya,
" Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu karunia kenikmatan sempurna, perlindungan abadi, kasih sayang yang menghampar, kesejahteraan, kehidupan yang paling menyenangkan, umur yang paling membahagiakan, kebaikan yang paling sempurna, kenikmatan yang paling luas, keutamaan yang paling baik, juga kemurahan yang paling bermanfaat. Ya Allah, jadikanlah apapun bermanfaat pada kami, jangan jadikan apapun membahayakan kami."
(ism)
Dream - Rezeki sulit tentu membuat hidup tidak nyaman. Pikiran berkecamuk, terbayang bagaimana cara memenuhi kebutuhan esok hari.
Apalagi jika gaji bulanan sudah habis, sementara kebutuhan masih banyak. Di kondisi ini, kerja jadi tidak tenang. Bahkan dalam kondisi tertentu harus menahan lapar.
Belum lagi pada mereka yang berprofesi sebagai pedagang kecil. Kondisinya jauh lebih bergejolak. Sekarang punya uang, belum tentu besok pasti dapat.
Namun begitu, tugas manusia adalah berusaha demi meraih rezekinya. Entah dia bekerja sebagai karyawan, buruh kasar, pedagang, dan lain sebagainya.
Sedangkan rezeki merupakan urusan Allah. Setelah berusaha, manusia patut meminta kepada Sang Maha Pemilik Rezeki.
Ketika mengalami rezeki sulit, ada baiknya saat melangkah ke luar rumah untuk berusaha agar membaca doa ini. Doa tersebut diajarkan Rasulullah Muhammad SAW.

Bismillahi 'ala nafsi wa mali wa dini. Allahumma radhdhini bi qadha'ika, wa barik li fîma quddira li hatta la uhibba ta'jila ma akhkharta, wa la ta'khira ma 'ajjalta.
Artinya,
" Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu. Berkatilah aku pada semua yang ditakdirkan untukku sehingga aku enggan menyegerakan apa yang Kautunda dan enggan menunda apa yang Kausegerakan."
Dream - Sudah jadi pemahaman bersama, makan adalah kebutuhan utama semua orang. Makanan juga merupakan rezeki.
Sebagai rezeki, makanan bisa kita dapatkan dengan mengupayakannya. Caranya dengan memasak atau membeli dengan upah dari hasil usaha.
Namun demikian, ada kalanya kita mungkin diajak makan orang lain. Semua biaya ditanggung oleh orang tersebut dan kita hanya tinggal makan. Istilahnya, ditraktir makan.
Tentu, ditraktir makan jadi kebahagiaan tersendiri bagi kita. Namun begitu, jangan sampai melupakan kebaikan orang yang mentraktir kita.
Mungkin kita tidak bisa membalas kebaikan orang tersebut dalam waktu dekat. Jika demikian, balaslah dengan mendoakan orang itu.
Berikut doa untuk orang yang telah mentraktir kita makan.

Allahumma barik lahum fi ma razaqtahum, waghfir lahum, warhamhum.
Artinya,
" Tuhanku, berkatilah mereka (yang mentraktirku) pada nikmat yang Kau anugerahkan kepada mereka. Ampuni dan rahmatilah mereka."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam