Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Donald Trump (Foto : Shutterstock)
Dream- Publik dunia digemparkan dengan berita yang datang dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Orang nomor satu di AS yang awalnya yakin kebal dari Corona mendadak mengumumkan dirinya positif Covid-19. Padahal beberapa hari sebelumnya, Trump sempat mengikuti rangkaian Pemilu AS.
Positifnya Trump bersama sang istri, Melanie Trump memancing simpati dari berbagai pihak. Banyak kepala negara termasuk Korea Utara tak lupa mengucapkan simpati pada Trump yang kini sedang dirawat di rumah sakit militer.
Dilansir dari laman The Sun, kabar terinfeksinya Donald Trump oleh penyakit Covid-19 membuka kembali pada ingatan tentang ramalan seorang peramal melegenda saat ini, Vangeliya Pandeva Gushterova atau yang lebih dikenal dengan nama Baba Vanga.
Peramal berjuluk Nostradamus dari Balkan itu telah meramalkan nasib buruk kesehatan Trump pada tahun ini. . Sang peramal Buta dari Bulgaria itu menyatakan Trump akan menderita penyakit misterius pada tahun 2020. Bahkan yang mengerikan, Baba mengungkapkan Presiden AS tersebut akan tuli dan menderita tumor otak.
Mau tahu bagaimana ramalannya? Simak ulasan berikut!
Vangeliya Pandeva Gushterova atau yang lebih dikenal dengan nama Baba Vanga adalah seorang peramal buta asal Bulgaria. Baba Vanga terkenal dengan ramalannya akan peristiwa-peristiwa besar. Tak sedikit pula yang percaya bahwa ramalan Baba Vanga kerap akurat.
Baba Vanga tumbuh di sebuah pertanian yang sekarang disebut Makedonia dan dia buta akibat badai debu yang terjadi di sana. Semenjak itulah ia diberkahi " pandangan kedua" yang memungkinkannya untuk memprediksi peristiwa masa depan. Meski telah meninggal dunia 24 tahun silam, ramalan Baba Vanga masih menjadi perbincangan hingga saat ini.
Pada tahun 1997, sebuah klaim mengatakan bahwa jutaan orang percaya akan kemampuan paranormal yang dimiliki Baba Vanga. Tepat sebelum kematiannya pada usia 85 tahun, dia membuat serangkaian prediksi untuk tahun 2020.
Menurut salah satu ramalan Baba Vanga, Presiden ke-45 Amerika Serikat akan meninggal karena penyakit yang tidak diketahui di beberapa titik dalam waktu dekat. Sementara presiden ke-15 tersebut adalah Donald Trump.
Sehingga ramalan Baba Vanga itu dikaitkan dengan kesehatan Donald Trump kini. Baba Vanga disebut telah memprediksi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akan menderita “ penyakit serius” di tahun 2020 yang membuatnya tuli dan terkena tumor otak.
Memburuknya kesehatan Donald Trump tersebut benar terjadi pada hari Jumat, 2 Oktober 2020, lalu. Sang penguasa negara adidaya bersama sang istri, Melania Trump dinyatakan positif covid-19.
Beberapa orang mengklaim ini adalah prediksi akurat virus corona, yang di mana sang Presiden dinyatakan positif awal pekan ini. Dalam pemandangan luar biasa di Gedung Putih pada hari Jumat 2 Oktober 2020, Trump, dilarikan dengan helikopter ke pusat medis dekat ibu kota Washington DC.
Setelah dilaporkan Donald Trump ‘berjuang untuk bernapas’, dokter Gedung Putih Sean P Conley mengatakan Trump diberi dosis Remdesivir.

Mendengar hal ini banyak warganet yang mulanya tak percaya dengan ramalan sang paranormal, kini menjadi percaya.
" Saya mendengar tentang prediksi ini hampir setahun yang lalu, saya tidak percaya. Sekarang saya percaya!" ujar seorang warganet di twitter.
" Jika Baba Vanga benar, saya akan makan topi saya," ujar yang lain.
" Trump dinyatakan positif COVID-19, prediksi Baba Vanga tepat sekali lagi," yang lain menambahan.
Ini bukan satu-satunya prediksi Baba yang diklaim oleh penggemar akurat. Dalam prediksi tahun 1989 dia berkata: " Horor, horor! Saudara-saudara Amerika akan jatuh setelah diserang oleh burung baja.
" Serigala akan melolong di semak, dan darah tak berdosa akan mengalir."
Ini dikatakan oleh beberapa orang untuk meramalkan serangan 9/11 di World Trade Center. Pengikut wanita buta, yang meninggal pada tahun 1996, percaya dia juga memprediksi dengan tepat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah dunia, termasuk Brexit dan kebangkitan ISIS.
Namun, tidak semua yang dia prediksi benar. Baba Vanga juga memprediksikan akan ada perang nuklir di tahun 2010 hingga 2014, namun hal ini jelas gagal terwujud.
(Sumber : The Sun)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

