Innalillahi, Dua Santri Terluka karena Dipalak Usai Beli Quran

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 6 November 2019 15:00
Innalillahi, Dua Santri Terluka karena Dipalak Usai Beli Quran
Para pemalak itu ingin menonton pertandingan bola di Bogor.

Dream - Aksi kejahatan menimpa, SA dan RH, santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Mereka mengaku dipalak sejumlah remaja yang mengaku bonek, atau bondo nekat.

Akibat ketakutan yang dialami, SA dan RH melompat dari truk yang ditumpanginya di Jalan Pantura, Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Senin 4 November 2019.

Kapolsek Sluke, Iptu Sunandar, mengatakan, peristiwa itu bermula ketika SA dan RH pulang dari Pondok Pesantren Sarang, Kabupaten Rembang. SA dan RH ke Sarang untuk membeli Alquran di salah satu toko.

Dua santri itu pulang ke pondok pesantrennya di Pati dengan menumpang truk. Tapi, saat di wilayah Krangan, truk dicegak sekelompok remaja yang mengatasnamakan bonek.

" Salah satu dari anak 'bonek' tersebut meminta paksa tas pinggang yang dibawa salah satu korban. Kemudian pelaku lain juga mengambil uang milik korban yang disimpan di saku celana korban senilai Rp170 ribu," kata Iptu Sunandar kepada Liputan6.com, diakses Rabu, 6 Oktober 2019.

" Mereka mengaku memang bonek, hendak berangkat ke Bogor nonton sepak bola," tambah Sunandar.

1 dari 5 halaman

Ada Dua Pelaku Utama

Akibat melompat dari bak truk, SA mengalami luka robek di bagian kepala dan patah tulang kaki. Sementara, RH mengalami cedera kaki.

" Korban 1 dan korban 2 sudah meloncat dan akhirnya terjatuh, truk berhenti dan saat berhenti kebetulan ada saksi yang sedang lewat yang selanjutnya menolong korban dan mengamankan para bonek sambil menghubungi Polsek Sluke," ucap dia.

Menurut Sunandar, ada 16 orang yang kini diamankan di Mapolres Rembang. Pelaku utama yang diduga menganiaya sekaligus merampas barang kedua santri tersebut bernama Mahrus warga Kenjeran, Surabaya, dan RSG, warga Driyorejo, Gresik.

Sumber: Liputan6.com/Ahmad Adirin

2 dari 5 halaman

Ngakak, Prabowo Jadi Menteri Ternyata Pernah 'Diramalkan' Seorang Santri

Dream - Ketua Umum Partai Gerindra yang juga meruapakan Rival Jokowi di Pilpres 2019 kemarin, Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi Menteri Pertahanan era pemerintahan Jokowi - Maruf Amin periode 2019-2024.

Munculnya nama Prabowo mengingatkan kembali kepada celetukan seorang santri pondok pesantren di Tegalrejo, Magelang 3 tahun silam.

Kala itu, Jokowi datang mengunjungi Ponpes untuk acara peringatan Isra Mi’raj. Seperti biasanya, setiap bertemu warga, Jokowi mempunyai kebiasaan membagikan sepeda.

Jokowi pun menawarkan sepeda kepada santri dengan syarat bisa menjawab pertanyaan yang ia berikan.

3 dari 5 halaman

Ditunjuk Seorang Santri

Salah satu santri ditunjuk Jokowi dan maju menuju mimbar. Tampak wajah sumringah santri itu ketika dipilih Jokowi.

Ia mendapat pertanyaan untuk menyebutkan 3 nama menteri di kabinet Jokowi saat itu.

Jawaban tak terduga yang diucapkan santri tersebut membuat seluruh hadirin dan Jokowi tertawa. Ia menyebut salah satunya yakni Prabowo sebagai menteri Jokowi.

" Satu, Bu Megawati, Dua, Ahok, Tiga, Prabowo," ucap santri tersebut.

4 dari 5 halaman

Jawabannya Salah

Meski jawaban santri tersebut salah, Jokowi tetap memberikan sepeda kepadanya.

Video yang diunggah di chanel resmi YouTube Presiden Joko Widodo ini kembali viral usai di posting ke Instagram oleh akun @lucu.abis.

Ramalan anak ini ternyata terwujud," tulis @lucu.abis di keterangan videonya.

Tak ayal video itupun mendapat berbagai tanggapan lucu dari warganet.

@adittt__: “ Visioner”

@inji_classic: “ Njay ramalan ditukar ama sepeda”

@ramdhan.mushawwir: “ Pemuda dari masa depan”

@samosirrexsy: “ Titisan Ramayana”

@naga_25: “ Punya indera keenam nih bocah”

Berikut videonya:

Beri Komentar
Bikin Geleng-geleng Kepala, 3 Mobil Ini Sukses Terjang Banjir