Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Dua Orang Santri Asuhan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kayen, Kabupaten Pati, Mengalami Luka Parah Usai Melompat Dari Truk Ketika Dipalak Bonek. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)
Dream - Aksi kejahatan menimpa, SA dan RH, santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Mereka mengaku dipalak sejumlah remaja yang mengaku bonek, atau bondo nekat.
Akibat ketakutan yang dialami, SA dan RH melompat dari truk yang ditumpanginya di Jalan Pantura, Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Senin 4 November 2019.
Kapolsek Sluke, Iptu Sunandar, mengatakan, peristiwa itu bermula ketika SA dan RH pulang dari Pondok Pesantren Sarang, Kabupaten Rembang. SA dan RH ke Sarang untuk membeli Alquran di salah satu toko.
Dua santri itu pulang ke pondok pesantrennya di Pati dengan menumpang truk. Tapi, saat di wilayah Krangan, truk dicegak sekelompok remaja yang mengatasnamakan bonek.
" Salah satu dari anak 'bonek' tersebut meminta paksa tas pinggang yang dibawa salah satu korban. Kemudian pelaku lain juga mengambil uang milik korban yang disimpan di saku celana korban senilai Rp170 ribu," kata Iptu Sunandar kepada Liputan6.com, diakses Rabu, 6 Oktober 2019.
" Mereka mengaku memang bonek, hendak berangkat ke Bogor nonton sepak bola," tambah Sunandar.
Akibat melompat dari bak truk, SA mengalami luka robek di bagian kepala dan patah tulang kaki. Sementara, RH mengalami cedera kaki.
" Korban 1 dan korban 2 sudah meloncat dan akhirnya terjatuh, truk berhenti dan saat berhenti kebetulan ada saksi yang sedang lewat yang selanjutnya menolong korban dan mengamankan para bonek sambil menghubungi Polsek Sluke," ucap dia.
Menurut Sunandar, ada 16 orang yang kini diamankan di Mapolres Rembang. Pelaku utama yang diduga menganiaya sekaligus merampas barang kedua santri tersebut bernama Mahrus warga Kenjeran, Surabaya, dan RSG, warga Driyorejo, Gresik.
Sumber: Liputan6.com/Ahmad Adirin
Dream - Ketua Umum Partai Gerindra yang juga meruapakan Rival Jokowi di Pilpres 2019 kemarin, Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi Menteri Pertahanan era pemerintahan Jokowi - Maruf Amin periode 2019-2024.
Munculnya nama Prabowo mengingatkan kembali kepada celetukan seorang santri pondok pesantren di Tegalrejo, Magelang 3 tahun silam.
Kala itu, Jokowi datang mengunjungi Ponpes untuk acara peringatan Isra Mi’raj. Seperti biasanya, setiap bertemu warga, Jokowi mempunyai kebiasaan membagikan sepeda.
Jokowi pun menawarkan sepeda kepada santri dengan syarat bisa menjawab pertanyaan yang ia berikan.
Salah satu santri ditunjuk Jokowi dan maju menuju mimbar. Tampak wajah sumringah santri itu ketika dipilih Jokowi.
Ia mendapat pertanyaan untuk menyebutkan 3 nama menteri di kabinet Jokowi saat itu.
Jawaban tak terduga yang diucapkan santri tersebut membuat seluruh hadirin dan Jokowi tertawa. Ia menyebut salah satunya yakni Prabowo sebagai menteri Jokowi.
" Satu, Bu Megawati, Dua, Ahok, Tiga, Prabowo," ucap santri tersebut.
Meski jawaban santri tersebut salah, Jokowi tetap memberikan sepeda kepadanya.
Video yang diunggah di chanel resmi YouTube Presiden Joko Widodo ini kembali viral usai di posting ke Instagram oleh akun @lucu.abis.
Ramalan anak ini ternyata terwujud," tulis @lucu.abis di keterangan videonya.
Tak ayal video itupun mendapat berbagai tanggapan lucu dari warganet.
@adittt__: “ Visioner”
@inji_classic: “ Njay ramalan ditukar ama sepeda”
@ramdhan.mushawwir: “ Pemuda dari masa depan”
@samosirrexsy: “ Titisan Ramayana”
@naga_25: “ Punya indera keenam nih bocah”
Berikut videonya:
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?