Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Ilustrasi (Foto: Brobible.com)
Dream - Seorang pendeta bernama Donna Larson yakin bahwa menurut perhitungan cermatnya dunia ini akan mengalami kiamat pada tahun 2017.
Dia merujuk pada tulisan Alkitab yang menyatakan manusia akan memerintah Bumi selama 6.000 tahun sebelum akhirnya menghadapi kehancuran.
Dengan perhitungan bahwa Adam diciptakan pada tahun 3983 Sebelum Masehi, maka Larson yakin bahwa tahun 2017 adalan keenam ribu tahun manusia memerintah Bumi.
Jatuh tempo kiamat tersebut juga bersamaan dengan peringatan 70 tahun kelahiran Israel dan 50 tahun setelah penyatuan Yerusalem.
" Semua angka-angka ini memiliki makna yang berkaitan dengan Alkitab. Angka 50 adalah jumlah penyatuan antara Paskah dan Pentakosta, dan 70 adalah jumlah pemenuhan menurut kitab Daniel, Bab 9. Jadi 50 dan 70 mewakili awal dan akhir."
Robert Binnion yang menjalankan situs ramalan kiamat Nice Timing menggunakan perhitungan yang berbeda, tetapi memiliki kesimpulan tentang kiamat yang identik.
Namun mereka yang tidak setuju menunjukkan kitab Markus yang menekankan bahwa tidak ada yang tahu kapan kiamat akan datang.
© Dream
Sementara itu, Michael Parker yang menulis di blog End of Time Prophecies mendukung teori Larson dengan mengatakan bahwa tahun 2017 akan menjadi tahun kebangkitan besar dan goncangan hebat.
" Waktunya akan segera datang - dan tampaknya itu sudah mulai - ketika Bumi mulai bersendawa gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, kondisi cuaca ekstrem seperti yang manusia modern yang belum pernah lihat sebelumnya," kata Parker.
Parker juga menambahkan bahwa sejumlah nubuat di Alkitab kemungkinan akan terpenuhi pada tahun 2017.
© Dream
Dia mengatakan ada sebuah bangsa yang para pemimpinnya terlibat upaya untuk membagi tanah Israel. Saat itu Tuhan akan datang untuk bangsa itu dan membagi tanahnya sebagai penghakiman karena melakukannya.
" Ada gerhana Matahari pada 21 Agustus 2017, yang jalurnya diagonal di seluruh Amerika Serikat seolah memotongnya menjadi dua. Nubuat lain digenapi pada tanggal 23 September 2017, ketika sebuah planet dan bintang berada dalam satu garis," ujar Parker.
Menurut Parker, ramalan ini bisa saja sebagai pemenuhan awal 'Hari Pembalasan'.
Parker mengakui bahwa manusia tidak dapat mengetahui tanggal turunnya Nabi Isa untuk kedua kalinya.
" Mungkinkah ia datang pada tahun 2017? Saya belum menemukan saat yang lebih bagus untuk peristiwa itu terjadi," tambahnya.
(Sumber: thesun.co.uk)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

