Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wanita 65 Tahun Melahirkan 8 Kali Dalam 14 Bulan (Foto:Twitter @ANI)
Dream – Beberapa waktu yang lalu, kabar mengenai wanita yang telah melahirkan sebanyak 8 kali dalam 14 bulan viral di media sosial twitter. Usut punya usut, kabar tersebut ternyata merupakan sebuah tindakan penipuan.
Menurut kesaksian, laporan tersebut terjadi di Bihar, India. Wanita bernama Leela Devi itu melakukan manipulasi data untuk memperoleh santunan jika melahirkan seorang anak perempuan.
Permasalahan ini mulai terungkap setelah pihak rumah sakit Musahari merasakan keganjalan atas informasi yang beredar. Pihak rumah sakit langsung menghubungi kantor polisi setempat untuk mencari tahu kebenarannya.
Bihar: A scam comes to light in Muzzafarpur where under National Health Mission scheme incentives are given to women for giving birth to female child. As per official records, a 65-year-old woman allegedly gave birth to 8 girls in 14 months & money was transferred to her account pic.twitter.com/4zh0vX0Sf3
— ANI (@ANI)August 22, 2020

Wanita yang kini berusia 65 tahun itu tercatat menjadi ibu dari delapan anak perempuan dalam kurun waktu 14 bulan. Leela bahkan memperoleh bantuan sebesar Rp275 ribu untuk setiap kelahiran palsu yang ia laporkan.
Selain Leela, ada laporan lain yang menyebut wanita bernama Shanti Devi juga tercatat melahirkan lima anak perempuan dalam waktu sembilan bulan.
Melihat kejanggalan yang ada, hakim distrik Chandrashekhar Singh telah memerintahkan penyelidikan tingkat tinggi terkait kasus penipuan yang terjadi di wilayah tersebut.

Menurut penyelidik, Rajesh Kumar, dirinya telah menemukan kebenaran bahwa adanya penipuan dalam proses bantuan bagi para wanita yang melahirkan anak perempuan.
Pihaknya juga akan terus menyelidiki kasus ini dan akan memberikan hukuman jika terbukti bersalah.
Selain penipuan terhadap dana bantuan untuk para ibu, masyarakat sekitar sempat melakukan penipuan dana bantuan di tahun 1990-an.
Sumber India Times
Dream – Seorang siswi di Rusia ini mengaku dihamili oleh teman laki-lakinya yang masih berusia 10 tahun. Prihatinnya, bocah 14 tahun yang akan melahirkan ini justru ditolak oleh rumah sakit.
Bocah bernama Darya Sudnishnikova itu sebelumnya sudah memberitahu publik melalui media sosial bahwa dirinya sedang hamil anak dari pacarnya bernama Ivan yang masih berusia 10 tahun.
Namun ketika waktu melahirkan tiba, bocah 14 tahun ini ditolak oleh tiga rumah sakit yang ia datangi.
Inilah kisah pilu bocah 14 tahun yang akan melahirkan namun ditolak rumah sakit dilansir dari Daily Star.

Darya Sudnishnikova menjadi viral usai mengaku telah dihamili oleh pacarnya. Setelah mengetahui dirinya hamil, bocah yang masih bersekolah itu berusaha mencari dokter yang mau menerimanya untuk perawatan selama kehamilan hingga persalinan.
Setelah melalui lika-liku panjang pencarian rumah sakit yang mau menerimanya, akhirnya gadis Rusia ini diterima oleh sebuah klinik di Krasnoyarsk saat tiba waktunya melahirkan.
Meskipun dokter memberitahu bahwa bayinya akan lahir prematur, Darya sangat berharap bahwa ia bisa melahirkan secara normal tanpa operasi.
Namun bocah 14 tahun ini ternyata sudah menandatangani surat persetujuan operasi Caesar darurat jika diperlukan.

Sebelumnya, Darya harus berjuang mencari rumah sakit sebagai tempat untuk persalinannya. Sebab ia mengatakan dua rumah sakit di wilayahnya Zheleznogorsk telah menolaknya.
Selain itu klinik bersalin di ibukota Krasnoyarsk yang jauhnya 64,36 kilometer juga menolak untuk membantu persalinannya. Namun Darya tidak menjelaskan alasan mengapa ia ditolak rumah sakit.
“ Mereka semua menolak persalinan saya,” ucap Darya.
“ Kemarin ada klinik kesehatan di Perinatal Center, akhirnya saya bisa melahirkan di sini,” tambahnya.

Awalnya Darya mengaku takut melahirkan di klinik tersebut, sebab kabarnya banyak pekerja medis yang masih magang di tempat tersebut.
“ Awalnya saya tidak mau melahirkan di klinik ini karena saya dengar banyak pekerja magang di sana,” ucap bocah 14 tahun tersebut.
Namun akhirnya dia lega, ternyata dokter professional yang akan menangani persalinannya.
“ Sekarang saya lega karena persalinan saya nanti tidak dilakukan dokter magang, melainkan dokter professional,” tambahnya.

Sementara itu Ivan (10), yang masih mengaku sebagai pacarnya itu dinilai masih terlalu dini untuk mendampingi Darya selama persalinan hingga setelahnya.
Darya menjelaskan bahwa saat ini Ivan tidak tinggal dengannya. Saat usia Ivan sudah 16 tahun nanti, Ivan berjanji akan menjadi ayah yang baik untuk bayinya.
“ Dia tidak tinggal dengan saya, tapi terkadang dia menginap. Saat usia 16 tahun nanti, dia akan menjadi ayah untuk bayinya, tapi itu semua tergantung bagaimana nanti ke depannya,” ucap Darya.
Meskipun bayinya lahir secara prematur, namun bocah 14 tahun ini mengaku sangat bangga karena bisa melewati rasa takut selama melahirkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya