Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kristiyan Ari Wibowo (31), pelaku pembunuhan sadis Ferin Diah Anjani (21) telah mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku tega membunuh Ferin dengan cara sadis lantaran ingin menguasai harta benda milik korban.
Awalnya Kristiyan dan Ferin berkenalan di media sosial dan sepakat bertemu di kamar hotel. Diduga pelaku memukul kepala Ferin di kamar hotel, kemudian melucuti perhiasan yang dikenakan wanita yang berprofesu sebagai SPG dan caddy golf ini.
Setelah penganiayaan di kamar hotel di Semarang itu, pelaku membawa Ferin ke Blora.
Saat berada di Jalan Raya Todanan-Kunduran, pelaku berhenti dan menurunkan tubuh korban yang masih dalam kondisi sekarat.

Korban kemudian dibakar di kawasan hutan jati yang terletak di Desa Sendangwates Kecamatan Kunduran, Blora.
" Pada saat itu korban diikat tangan dan kakinya lalu diselimutin sprei hotel. Mungkin masih sekarat saat dibakar itu," kata Kapolres Blora, AKBP Saptono.
(Sumber: infoblora.com)
© Dream
Polisi menduga pelaku berani kembali mengulangi perbuatannya karena aksinya pada 2011 tidak terungkap.
" Jadi karena mungkin dulu pernah melakukan hal yang sama, berpikiran seperti itu tidak bisa terungkap, jadi diulangi lagi oleh pelaku ," imbuh Saptono.
Kini KA mendekam di dalam bui Mapolres Blora. Dia terancam hukuman mati atas perbuatannya.
© Dream
Di akun Instagram Ferin, @ferinanjani langsung dibanjiri ungkapan duka cita dari warganet
Beberapa netizen memberi info bahwa jenazah Ferin akan dimakamkan di Semarang.

Diketahui, Ferin tidak begitu aktif mengunggah fotonya di Instagram. Unggahan terakhirnya pada 10 dan 29 Juni 2018.



(Sumber: infoblora.com)
© Dream
Terungkapnya identitas mayat ini berawal dari adanya laporan kehilangan orang yang masuk di Polrestabes Semarang dengan ciri-ciri yang sama dengan ciri-ciri mayat perempuan yang ditemukan di Blora.
“ Mendapatkan informasi itu, tim kita langsung bertolak ke Semarang membawa sejumlah barang bukti yang ditemukan untuk dicocokkan apakah keluarga mengenali bukti itu berupa anting dan celana dalam," kata Kasat Reskrim AKP Heri Dwi Utomo
Saat ditunjukkan, ternyata dari keluarga mengenali anting itu dan membenarkan kalau itu anting milik korban.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya