Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Sulaf, Gadis Kecil Arab Saudi Meninggal (saudigazette.com.sa)
Dream - Gadis kecil asal Arab Saudi, Sulaf, meninggal di rumah sakit diduga akibat malpraktik. Jenazah gadis itu sempat berada 184 hari di kamar jenazah dan akhirnya dimakamkan.
Ayahnya, Hadi Faris Hanan, menolak menerima jenazah putrinya. Dia menuntut pertanggungjawaban tim medis atas kematian Sulaf ditahan dan diperiksa.
Komite Medis Syariah (MSC) dari Departemen Kesehatan Arab Saudi, yang menyelidiki malpraktik pada bulan lalu memberikan sanksi disiplin kepada sejumlah dokter dan praktisi medis.
Mereka juga diperintahkan untuk membayar denda 27.000 riyal atau Rp 96 juta. Tetapi Hanan keberatan dengan putusan itu dan mengatakan hukuman itu terlalu lunak.
" Keputusan itu tidak adil dengan mempertimbangkan apa yang terjadi pada anak saya. Staf medis harus dihukum berat," kata dia.
Kasus ini bermula ketika Sulaf tanpa sengaja menelan cincin di rumahnya. Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Raja Khaled di Najran.
Menurut dokter rumah sakit, cincin tersangkut di tenggorokannya. Dia meninggal setelah jantung dan sistem pernapasannya berhenti.
" Departemen Kesehatan di Najran telah menunda memberikan gaji selama enam bulan dan mencegah saya dari bepergian," kata Dr Mohammed Abdul Alim.
Dia mengklaim, sementara dokter yang melakukan kesalahan itu hidup bebas, dia harus hidup dalam tekanan departemen dan rumah sakit meskipun sudah bersaksi.
Abdul Alim mengatakan, laporan medis yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit King Khaled mengakui kesalahan dan memilih satu dokter untuk bertanggung jawab.
" Saya hanya mengatakan yang sebenarnya yang seharusnya saya katakan. Tetapi, saya malah dicurigai dan dikutuk."
Abdul Alim mengatakan Konsulat Mesir di Jeddah telah menunjuk seorang pengacara untuk membela dirinya.
Pengacara Abdul Halim, Ali Al-Hattab, mengatakan fakta bahwa Sulaf dimakamkan tidak berarti kasusnya telah berhenti.
" Ini hanya awal. Kami akan bekerja keras untuk memastikan bahwa semua orang yang bertanggung jawab atas kematian Sulaf ini dituntut dan dihukum berat."
(Ism, Sumber: saudigazette.com.sa)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya