Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: SWNS)
Dream - Warga Inggris akan kembali melihat langit berubah menjadi merah minggu ini. Peristiwa terjadi karena Badai Ophelia menutupi sebagian sinar Matahari untuk kedua kalinya.
Sebelumnya, pada hari Senin lalu warga Inggris kaget melihat langit menjadi gelap sementara Matahari tampak berwarna merah.
Sebagian yang percaya mitos akan mengaitkan fenomena itu dengan fenomena hari kiamat.
Namun penampakan Matahari yang mengerikan itu sebenarnya disebabkan partikel debu yang dibawa Badai Ophelia saat melewati Gurun Sahara.
Lalu, apakah fenomena warna merah di langit Inggris akan mengancam kehidupan manusia? (ism)
© Dream
Dream - Meski terlihat tidak berbahaya, namun fenomena Badai Ophelia ini bisa mengancam kesehatan manusia.
Organisasi Asthma UK menyarankan para penderita asma untuk tetap tinggal di dalam rumah. Itu karena fenomena ini membawa debu di udara yang bisa membahayakan para penderita asma.
Selain itu, Asthma UK juga memperingkatkan agar para penderita penyakit pernapasan ini untuk selalu membawa inhaler ke mana pun mereka pergi. Mereka juga disarankan untuk mengganti pakaian setelah beraktivitas di luar.
Di samping dari Gurun Sahara, Badai Ophelia juga membawa partikel debu dari kebakaran hutan di Spanyol.
Menurut para pakar, hal ini akan sangat membahayakan warga karena berisiko menyebabkan kanker paru-paru jika mereka terpapar dalam waktu yang lama.
The British Lung Foundation mengatakan kepada The Sun, debu yang dibawa Badai Ophelia kali ini bisa menjadi ancaman serius bagi warga yang bermasalah dengan paru-parunya.
(ism, Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya