Gunung Berapi Ini yang Akan Musnahkan Umat Manusia?

Reporter : Sugiono
Rabu, 10 April 2019 09:01
Gunung Berapi Ini yang Akan Musnahkan Umat Manusia?
Akan terjadi musim dingin hingga melampaui persediaan jumlah makanan yang disimpan di seluruh dunia.

Dream - Asteroid dengan kekuatannya yang bisa menghancurkan peradaban manusia menjadi inspirasi bagi film, teori konspirasi dan perdebatan ilmiah.

Namun ancaman yang lebih dekat dan nyata terhadap keselamatan umat manusia itu sebenarnya berasal dari permukaan Bumi itu sendiri.

Menurut Badan Antariksa Nasional Amerika, NASA, keberadaan supervolcano di Bumi memiliki kekuatan menghancurkan dua kali lipat dari asteroid yang memusnahkan dinosaurus jutaan tahun yang lalu.

Melalui sebuah eksperimen bernama Defending Human Civilisation From Supervolcanic Eruptions, letusan supervolcano memiliki kemungkinan terjadi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tabrakan dengan asteroid.

" Letusan supervolcano lebih sering terjadi daripada tabrakan dengan asteroid atau komet. Keduanya memiliki dampak bencana yang sama bagi peradaban manusia," kata NASA.

Bahkan, para peneliti dari Jet Propulsion Laboratory menemukan bahwa tabrakan dengan asteroid berdiameter lebih dari 2 km terjadi kurang dari setengah letusan supervolcano.

1 dari 2 halaman

Dampak Mengerikan Letusan Supervolcano

Supervolcano digolongkan sebagai gunung berapi yang meletus dengan kekuatan yang sangat kuat dan besar.

Begitu hebatnya letusan tersebut hingga mampu melemparkan lebih dari 1000 kilometer kubik material ke atmosfer.

Menurut bukti geologis, supervolcano Kaldera Yellowstone di AS meletus 60.000 tahun yang lalu. Kaldera Yellowstone pernah meletus 60.000 tahun sebelumnya.

Siklus atau pola letusan supervolcano tidak bisa diprediksi. Tetapi, tanda-tandanya mengindikasikan bahwa supervolcano Kaldera Yellowstone akan meletus lagi.

Para peneliti menemukan bahwa jika supervolcano itu meletus, maka " musim dingin vulkanik" akan berlangsung sangat lama " hingga melampaui persediaan jumlah makanan yang disimpan di seluruh dunia" .

Jadi, meski ada sebagian manusia yang cukup beruntung bisa hidup di benua lainnya, tidak akan selamat dari akibat letusan supervolcano ini.

" Ungkapan 'supervolcano' dan 'letusan supervolcano' secara luas diperkenalkan kepada publik oleh BBC pada tahun 2000. Kedua kata itu untuk menggambarkan letusan dahsyat yang mampu 'menjerumuskan dunia ke dalam bencana dan mendorong umat manusia ke jurang kepunahan'," kata peneliti.

2 dari 2 halaman

Tanda-tanda Gunung Api Meletus

John Eichelberger, koordinator Geological Survey Volcano Hazards Program di AS, mengatakan sebagian besar gunung berapi biasanya akan mengeluarkan peringatan beberapa minggu sebelum meletus.

Tanda-tanda tersebut mungkin berupa gempa bumi skala kecil di bawah gunung berapi. Terjadinya sedikit perubahan pada bentuk gunung berapi.

Tanda lainnya adalah adanya peningkatan emisi panas dan gas dari ventilasi pada gunung berapi.

" Magma yang naik menyebabkan batuan padat menjadi pecah, dan ini biasanya akan mengirimkan sinyal gempa," tambahnya.

Sumber: Daily Star

Beri Komentar