Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Gus Miftah
Dream - Praktik pinjaman online ilegal sudah sangat meresahkan. Pemerintah sendiri telah memerintahkan Polri memberantas teror pinjol ilegal itu.
Meski begitu, masih ada saja pihak yang menebar teror penagihan pinjol ilegal. Mereka bahkan tidak memandang siapa yang menjadi korban teror.
Hal ini dialami sendiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta, KH Miftah Maulana Habiburrahman. Pendakwah muda yang akrab disapa Gus Miftah ini jadi korban teror pinjol dan diminta melunasi utang orang lain.
" Saya sebenere malas ya respon WA atau SMS dr penjahat-penjahat pinjaman online ( pinjol ), tapi kok lama2 kebangetan," tulis Gus Miftah.
Dia mengunggah tangkapan layar teror penagihan yang masuk kepadanya. Di unggahan tersebut, si peneror mencantumkan KTP target.
Dengan gamblang, peneror menyebut target sebagai maling lantaran tidak membayar utang dari aplikasi CashCashNow. Peneror bahkan mencantumkan kata yang kurang pantas.
" Tolong disampaikan dinasehatin dan dibantu pembayarannya karena nomor Anda dicantumkan sebagai penanggung jawab hutangnya sebelum kami permalukan harga dirinya dan seluruh keluarga kami Tunggu etikad baiknya jangan jadi komplotan maling," demikian tulis peneror.
Gus Miftah mendukung langkah Polri untuk memberantas pinjol ilegal. Dia mengaku punya pengalaman kena teror dari pinjol ilegal.
" Saya pernah punya pengalaman ditelp dan dibentak2 sama penjahat2 itu, padahal nggak ada urusan dengan saya," tulis Gus Miftah.
Gus Miftah pun mengajak warganet untuk 'bertabayun' kepada peneror. Dia mencantumkan nomor ponsel di peneror agar warganet dapat ber'tabayun'.
Unggahan ini mendapat banyak dukungan dari warganet.
" Baru tadi siang temen ku juga di WA suruh balikin duit pinjaman easy cash.sedang dia ga pernah pinjem tetapi ditelfon di wa terus di ancam terus.sampe tak suruh cek rekening koran bila minta bukti," tulis warganet.
" Seharusnya sudah banyak aplikasi pinjol yang di grebek gus.. ko itu masih ada ya? Piyee jal iki....," tulis warganet.
" Saya juga pernah dpt WA sprti itu ustadz, saya mrsa kaget dan takut," tulis warganet.
" Istri saya juga kena teror Gus sampai hack hp, ambil data dan foto-foto secara ilegal, padahal gak pernah pinjam online. Untung masih bisa bangkit karena support dari keluarga," tulis warganet.
View this post on Instagram
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya