Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lizbeth Flores (Foto: Facebook/Lizbeth Flores
Dream – Wanita berusia 23 tahun, Lizbeth Flores, ditemukan tewas dengan kondisi yang mengerikan. Sebagian kulit kepala dan seluruh giginya tercabut secara paksa.
Ia ditemukan tewas setelah satu hari dilaporkan hilang oleh sang ibu, Maria Rubio. Sang ibu mengatakan bahwa Lizbeth pergi ke Meksiko untuk mengujungi kekasihnya.
Rubio terakhir kali melakukan kontak dengan Lizbeth pada 9 Agustus lalu. Hari itu, ia pergi ke perbatasan Meksiko dan dijadwalkan kembalil kerumahnya di Texas, Amerika Serikat, pada malam hari.
Namun, hingga tanggal 10 Agustus, Lizbeth tak juga terdengar kabarnya. Sang ibu yang merasa cemas pun melaporkan hilangnya ibu dua anak tersebut ke Departemen Kepolisian di Brownsville, Texas.
Sehari berselang, tepatnya pada 11 Agustus, Lizbeth ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Mayatnya penuh dengan tanda penyiksaan di sekujur tubuhnya.
Menurut penyidik setempat, sebagian kulit kepala dan seluruh giginya telah tercabut secara paksa.
Tubuhnya dipenuhi memar. Dan ditemukan sebuah batu di tempat kejadian yang diduga menjadi alat untuk memukul Lizbeth.

Rubio mengatakan bahwa ia dihantui oleh rasa sakit yang harus dialami putrinya. Dan berharap jenazahnya segera dipulangkan.
“ Kehilangan seorang anak membuatmu hatimu begitu terkoyak. Saya merasa sangat sedih atas apa yang mereka lakukan terhadap putri saya. Bagaimana mereka meninggalkan tubuhnya seperti itu adalah hal yang paling menyakitkan,” ungkap Rubio.
Sang ibu yang merasa putus asa itu pun mencari bantuan dari pejabat AS dan Meksiko. Dalam upaya membawa kembali jenazah putrinya kembali ke Meksiko. FBI pun masih terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap warga AS.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya