Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Aksi Pembongkaran Rumah Mewah Di Ponorogo Atas Perintah Istri.
Dream - Baru-baru ini netizen dibuat kaget dengan angka perceraian yang cukup tinggi di Ponorogo, Jawa Timur. Tingginya jumlah perceraian ini mengakibatkan hampir 2.000 perempuan di sana jadi janda.
Perceraian tersebut umumnya disebabkan oleh masalah ekonomi rumah tangga yang berujung pada perselingkuhan yang dilakukan oleh para suami.
Para perempuan Ponorogo ini umumnya merantau jadi tenaga kerja wanita di luar negeri. Sementara para suami mereka tinggal di rumah.
Rupanya, terlalu lama ditinggal sang istri bekerja di luar negeri, membuat para suami kesepian hingga mereka terpaksa selingkuh.
Namun kisah rumah tangga seorang perempuan Ponorogo bernama Sudarmi ini tidak seperti umumnya. Dia marah hingga menghancurkan rumah mewah yang dihuni bersama suaminya menggunakan ekskavator.
Pembongkaran rumah tersebut dilakukan karena sang istri murka setelah mengetahui suaminya selingkuh dan hendak menikah dengan perempuan lain.
Aksi perusakan rumah senilai Rp300 juta di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur, itu terekam video amatir warga.
Tampak dalam video beberapa tukang bangunan yang disewa menjebol tembok. Mereka juga mencongkel beberapa bagian rumah, seperti kusen, pintu dan kaca.
Tak lama setelah itu sebuah ekskavator datang dan langsung merobohkan semua bangunan rumah hingga rata dengan tanah.
Aksi penghancuran rumah tersebut berlangsung pada hari Rabu sore, 2 Februari 2022 hingga berlanjut pada keesokan paginya.
Rumah tersebut milik S dan suaminya, P. S menikah dengan P hingga dikaruniai dua anak.
Sebelumnya, keduanya bekerja di Jakarta menjadi pengusaha telur asin dan sukses. Uang hasil usaha itulah yang mereka gunakan untuk membangun rumah di desa.
Rumah itu dibangun dekat rumah orang tua P. Ironisnya, sejak dua tahun terakhir sang suami selingkuh dengan perempuan lain.
Kabar inilah yang menyulut emosi S. Karena itu, sejak sebulan lalu dia meminta cerai dan tidak mau dimadu.
" Kami sudah berpisah karena orang ke tiga. Buat apa lagi rumah ini. Apalagi sebagian besar rumah ini juga hasil jerih payah saya," tutur S.
Sumber: Jatim News
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
