Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Mengapa Dajjal tidak disebutkan dalam Alquran? Pertanyaan ini sering muncul bagi setiap umat manusia.
Kita tahu bahwa Dajjal adalah makhluk yang akan keluar dari perut bumi pada hari akhir zaman nanti. Hal ini bisa dijadikan sebagai tanda datangnya hari kiamat.
Di dalam Alquran disebutkan banyak tanda-tanda hari kiamat. Baik itu kiamat kecil ataupun kiamat besar. Salah satu tanda-tandanya adalah terbelahnya bulan.
Selain itu, munculnya Ya’juj dan Ma’juj dan dibukakan pintunya juga menjadi tanda-tanda hari akhir akan datang.
Begitu juga dengan beberapa tanda-tanda lainnya namun berbeda dengan hal itu. Penyebutan Dajjal di dalam Alquran sudah termasuk dalam kandungan ayat sebagai berikut;
"Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah; Tunggulah olehmu sesungguhnya Kami pun menunggu (pula)". (QS al-An’am [6]: 158).
Dalam surat al-An’am ayat 158 disebutkan "tanda-tanda atau ayat Tuhanmu", yang dimaksudkan adalah tanda-tanda kiamat, dalam hal ini adalah munculnya Dajjal.
Sebab, disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda: "Tiga hal apabila telah muncul (terjadi) maka tiada bermanfaat lagi sebuah keimanan bagi seorang yang belum beriman (sebelumnya): Dajjal, dabbah, dan terbitnya matahari dari arah barat".
Ada juga pendapat lain yang mengatakan bahwa tidak disebutkannya Dajjal secara langsung di dalam Alquran, sebagai bentuk penghinaan terhadap Dajjal di hari kiamat yang mengakui dirinya sendiri adalah Tuhan. Ulasan selengkapnya klik di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Baca Juga: Kisah Malaikat Maut Ditampar oleh Nabi Musa karena Suatu Sebab Apa yang Dimaksud Alquran Turun dengan 7 Bahasa? Ternyata 13 Adalah Angka Terindah Menuju Surga Lakukan 2 Menit Setiap Malam, Maka Terhindar dari Azab Kubur 8 Waktu yang Disunahkan Suami-Istri Berhubungan Intim
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Jika KDM Tidak Nyapres Siapa Untung: Prabowo, Gibran, atau AHY?

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya