Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Ilustrasi
Dream - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebuah universitas ternama di Amerika Serikat mengizinkan azan dikumandangkan saat salat Jumat.
Mulai Jumat besok, mahasiswa muslim di Duke University di North Carolina diizinkan mengumandangkan panggilan salat Jumat.
"Azan adalah panggilan bagi muslim untuk kembali ke tujuan hidupnya, yakni menyembah Allah SWT dan sebagai cara mengingatkan sesama muslim tentang kemanusiaan," kata Adeel Zeb, imam di Duke dikutip oleh wral.com.
Zeb mengatakan komunitas muslim sangat menghargai dan senang dengan sikap menghormati keragaman agama dan budaya yang ditunjukkan universitas.
Sesuai dengan pengumuman universitas pada Selasa kemarin, anggota asosiasi mahasiswa muslim di Duke University, diperbolehkan mengumandangkan azan melalui menara Duke Chapel yang berdiri megah di tengah-tengah kampus setiap hari Jumat.
Panggilan azan yang berlangsung selama 3 menit akan sedikit diperkeras melalui sound system kampus.
Keputusan Duke University ini menjadi beberapa tempat kesekian di AS yang mengizinkan azan.
"Kesempatan ini mewakili komitmen yang lebih besar dari misi kampus tentang pluralisme keagamaan," kata dekan urusan keagamaan Christy Lohr Sapp.
Sapp mengatakan, keputusan tersebut menghubungkan universitas dengan tren di AS tentang akomodasi keagamaan.
Seperti diketahui, mayoritas umat Islam di dunia Barat kesulitan mendirikan azan karena pemerintah setempat menganggap menimbulkan kebisingan bagi penduduk lokal.
Sementara di negara-negara muslim, azan dikumandangkan secara langsung dari masjid atau disiarkan dari televisi dan radio lima kali dalam sehari sesuai dengan waktu datangnya jam salat.
AS menjadi rumah bagi minoritas muslim yang jumlahnya mencapai antara 6-8 juta jiwa. Menurut survei terbaru, muslim Amerika adalah yang paling moderat di dunia.
(Ism, Sumber: OnIslam.net)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari