Dream - Kementerian Perhubungan memprediksi pembukaan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116,73 kilometer mampu menyerap pemudik cukup signifikan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban jalur pantai utara (pantura).
" Angkanya saya belum bisa memastikan," ujar Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata, Kamis, 9 Juli 2015.
Barata mengatakan jumlah pemudik yang melalui Pantura berkurang cukup signifikan. Ini lantaran sebagian besar pengguna kendaraan roda empat akan diarahkan melalui tol Cipali ini.
Hal itu berdampak pada lengangnya Pantura dan jalur tersebut akan banyak dilalui kendaraan roda dua. Tetapi, hal itu bukan berarti bebas resiko keselamatan.
" Kalau pantura lancar, pengemudi sepeda motor pasti akan ngebut. Ini yang harus diwaspadai," katanya.
Kondisi ini akan tambah berbahaya jika jalanan pantura masih rusak. Sayangnya, ketika ditanya mengenai kesiapan pembangunan jalanan pantura, Barata enggan berkomentar.
" Saya belum ngecek. Tapi, kita akan menagih janji Dinas Pekerjaan Umum yang akan menyelesaikan proyek pantura di H-7," katanya. (Ism)
Advertisement

Cabe Jawa yang Terlupakan, dan dari Mana Sebenarnya Asal Cabai yang Kita Kenal Sekarang


Sejarah Kecap Manis dan Mengapa Ia Begitu Dicintai di Indonesia

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami Lewat Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup

14 Agustus Dirayakan sebagai Hari Pramuka, Ketahui Sejarah dan Kapan Mulai Dirayakan

Tak Pernah Rendah Diri, Sejak Lahir Bayi Jerapah Sudah Lebih Tinggi dari Kebanyakan Pria Dewasa