JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
(Foto: Womansday)
Dream - Steven Simoff. Dialah lelaki yang membuktikan cinta luar biasa kepada sang istri, Renee. Pria 61 tahun itu rela berjalan kaki ke tempat kerja untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Saban hari, Simof berangkat ke tempat kerja, yang jaraknya 35 mil atau 56 kilometer, dengan berjalan kaki. Jika dihitung dengan perjalanan pulang, maka jarak yang harus ditempuh menjadi 112 kilometer. Luar Biasa.
Namun kadang, orang-orang berhenti di Jalan Raya Interstate 35 untuk menjemputnya, dan menumpang di mobil rekannya. Tapi Simoff lebih sering berjalan kaki mengandalkan sepasang sepatu yang harus diganti setiap dua bulan sekali.
Simof bekerja sebagai petugas kebersihan malam di Lekeside Casino di Osceola, Iowa, Amerika Serikat. Penghasilannya sekitar US$9.07 perjam atau setara Rp 121 ribu.
Simoff bisa memulai shiff kerjanya sejak pukul 11 malam hingga berakhir pukul 03.30 pagi. Saat ini, dia dianggap sebagai pahlawan oleh cucu dan istrinya. Baginya, demi keluarga apapun akan dilakukan.
Sementara sang istri, menderita stroke sembilan tahun lalu. Pada tahun 2010, dia juga mengalami beberapa serangan jantung di hari yang sama dan membutuhkan operasi bypass jantung.
Pasangan renta ini juga tinggal bersama cucu angkat mereka, Steven. Kondisi keuangan yang mepet membuat mereka tidak mampu pindah ke tempat yang lebih dekat. Mereka tidak kuat membayar uang sewa melibihi US$400 perbulan, seperti harga rumah sewaan mereka saat ini.
"Jika saya tidak bekerja, maka tagihan tidak akan akan terbayar. Selama dua kaki saya sehat dan kesehatan saya juga bagus, tidak akan ada yang berubah," tutur Simoff dikutip dari Womansday.
Kisah mengharukan ini menjadi bukti pentingnya keluarga bagi kita semua. Sedikit perhatian kecil, kadang sangat berarti untuk orang yang kita sayangi.
Seperti kisah kehidupan Tantri yang harus tinggal di kos-kosan dan mendapati cerita baru dalam hidupnya. Simak pengalaman mengharukan gadis berhijab itu dalam video di bawah ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
