Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tak memiliki penglihatan tak membuat Rasmito meninggalkan pekerjaan sebagai pemanjat buah kelapa dan pinang. Kakek berusia 57 tahun itu kini tinggal di sebuah desa Ciparepare Timur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.
Pekerjaan yang membutuhkan keahlian ini dijalani sejak puluhan tahun lalu. Sang istri, Lijah yang berusia 52 tahun setia mendampingi Rasmito dan memberinya semangat. Kakek yang telah memiliki 3 cucu ini bertahan tinggal di sebuah rumah eks transmigrasi. Setiap minggu harus memanjat pohon kelapa dan pinang demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Berbagai macam pekerjaan telah Rasmito lakukan, mulai dari penjual kayu, pemikul kayu hingga pekerjaan yang membahayakan dirinya, karena harus memanjat pohon yang tinggi-tinggi.
Karena Rasmito tidak bisa melihat, cara yang digunakannya untuk membedakan buah yang sudah matang dan belum dengan meraba. Sekiranya 20 pohon kelapa dan pianng yang setiap hari dipanjatnya.
Bagi Rasmito. meski keadaan yang tak bisa melihat ia tak mau menjadi seseorang yang tak berguna. Apalagi menjadi pengemis yang minta belas kasihan orang lain.
Penasaran dengan perjuangan Rasmito? Yuk simak kisah selengkapnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya