Koin Emas Bersyahadat dari Tambang Khalifah Dilelang, Ditaksir Rp28 M

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 24 September 2019 17:02
Koin Emas Bersyahadat dari Tambang Khalifah Dilelang, Ditaksir Rp28 M
Dinar ini dilelang pada 24 Oktober nanti.

Dream - Rumah lelang Morton & Eden yang berbasis di London, Inggris bakal membuka bursa lelang pada 24 Oktober nanti. Ada yang menarik dari lelang kali ini.

Salah satu barang yang dilelang nanti memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi, terutama bagi umat Islam. Barang itu adalah satu keping koin emas bertuliskan lafal syahadat.

Memiliki ketebalan sekitar 20 milimeter, koin emas ini ditaksir seharga antara 1,4 hingga 1,6 juta pounsterling, setara Rp24,5 miliar hingga Rp28 miliar. Nilainya sangat mahal karena koin yang lebih dikenal sebagai dinar itu sangat diinginkan para kolektor.

 Dinar awal Islam

" Dinar ini paling dicari dari semua koin masa awal (kekuasaan) Islam dan merupakan yang terbaik yang diinginkan para kolektor koin Islam awal," ujar spesialis koin Islam dari Morton & Eden, Stephen Lloyd, dikutip dari tradearabia.

 

1 dari 5 halaman

Dari Tambang Khalifah

Ada beberapa alasan yang menjadi sebab koin ini sangat mahal. Alasan pertama, ini adalah dinar masa kekuasaan Dinasti Umayyah sejak 105 Hijriah atau 723 Masehi. Sehingga koin ini tergolong dinar terlangka yang bisa ditemukan saat ini.

Alasan kedua, terdapat tulisan 'Ma'din Amir Al Mu'minin' yang artinya 'Tambang Amirul Mukminin'. Artinya, dinar ini dibuat dari bahan baku emas yang diambil dari tambang milik Khalifah sendiri.

Sedangkan alasan lainnya yaitu adanya kata 'bi'l-Hijaz' di belakang tulisan 'Ma'din Amir Al Mu'minin'. Alasan inilah yang menjadi faktor utama koin tersebut diburu banyak kolektor sehingga harganya sangat mahal.

Kata 'bi'l-Hijaz' menegaskan lokasi tambang yaitu di Hijaz. Tambang itu berada di bagian barat Arab Saudi, di antara Mekah dan Madinah.

Berdasarkan catatan sejarah, tambang milik Khalifah di Hijaz sebelumnya milik seseorang. Pemilik pertama tambang itu kabarnya mendapatkan tanah langsung dari Rasulullah Muhammad SAW.

2 dari 5 halaman

Dinar Pertama di Kawasan Teluk

Pada dasarnya, dinar ini merupakan koin emas Islam pertama yang menyebutkan nama lokasi di Arab Saudi. Selain itu, juga merupakan koin paling awal yang digunakan di kawasan Teluk.

Lloyd menambahkan sejauh ini koin emas itu hanya tersisa satu lusin. Kebanyakan sudah disimpan sebagai koleksi pribadi ataupun menjadi koleksi museum.

" Ini hanyalah spesimen kedua yang pernah ditawarkan pada lelang publik," kata Lloyd.

Koin yang lain, kata Lloyd, sudah dilelang oleh pelelang spesialis pada 2011. Saat itu, dinar tersebut terjual pada harga 3,72 juta poundsterling, setara Rp65 miliar.

" (Harga itu) Memecahkan rekor harga untuk koin Islam apa pun dan koin emas apa pun yang dijual di Eropa," ucap Lloyd. (ism)

3 dari 5 halaman

Berikan Beasiswa Tahfiz Quran, D'Masiv Lelang Barang Kesayangan

Dream - Grup musik D'Masiv menggelar lelang barang kesayangan mereka saat menggelar konser amal di Kampus 3 IAIN Salatiga. Hasil lelang barang tersebut dimanfaatkan untuk beasiswa bagi para santri tahfiz Alquran.

" Manggung di IAIN Salatiga, lelang kaus yang pernah saya pakai beberapa kali buat manggung. Dan dibeli dengan harga Rp10 juta. Sepatu kesayangan Kiki (Gitaris D'Masiv) laku Rp1 juta. Semua akan disumbangkan untuk pembangunan rumah tahfizh dan beasiswa untuk para penghafal Al-Qur'an. @daarul_quran," tulis vokalis D'Masiv, Rian Ekky Pradipta.

 D'Masiv

Lelang tersebut dilaksanakan bersamaan dengan tabligh akbar dengan tema " Harmoni Cinta untuk Indonesia" pada Minggu, 7 Juli 2019 yang juga menghadirkan Syeikh Muhammad Jabeer sebagai penceramah.

Masyarakat Salatiga begitu antusias mengikuti lelang ini. Mereka bahkan turut bersedekah yang disalurkan kepada panitia lelang.

 D'Masiv

Kepala Cabang PPPA Daarul Quran Semarang, M. Nur Fauzan, bersyukur pelaksanaan konser amal ini mendapat respon positif dari masyarakat. Sejumlah tokoh dan institusi turut memberikan donasi lewat konser ini, seperti Wakil Rektor IAIN Salatiga, kepolisian, Direktur PDAM serta Dinas Pariwisata Kota Salatiga.

Donasi yang terkumpul mencapai Rp75 juta. Fauzan pun menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah terlibat memberikan donasi lewat tabligh akbar tersebut.

" Semoga Allah memberikan keberkahan dan melimpahkan segala kebaikan untuk kita semua," kata Fauzan.

Dalam kesempatan ini, Syeikh Muhammad Jabeer mengajak umat Islam untuk lebih dekat dengan Alquran. Adik Syeikh Ali Jabeer ini menjelaskan setiap huruf Alquran yang dibaca mengandung satu kebaikan.

" Bila satu ayat, satu halaman, hingga satu juz, maka akan mendapatkan kebaikan berlipat-lipat," kata Syeikh Muhammad Jabeer.

4 dari 5 halaman

Ferrari Dilelang, Harga Penawaran Awal Cuma Rp3 Jutaan!

Dream – Di pasar otomotif, Ferrari termasuk salah satu supercar. Layaknya mobil mewah seperti kebanyakan, harga Ferrari terbaru bisa mencapai miliaran rupiah.

Tapi tak semua mobil Ferrari ternyata dijual murah. Ada juga yang harganya cukup miring. Bahkan sampai cukup jutaan rupiah.

Dikutip dari Next Shark, Selasa 18 Juni 2019, ada satu mobil Ferrari bekas yang dilelang mulai dari 1.701 yuan atau sekitar Rp3,52 juta di Tiongkok Selatan minggu depan. Cukup murah, bukan?

Sayangnya, mobil ini dalam keadaan kotor dan berdebu.

Mobil ini disebut-sebut sebagai Ferrari termurah di dunia. Lelang mobil ini menarik perhatian setidaknya 250 peserta di Dongguan, Guangdong, Tiongkok, berdasarkan laporan NetEase. Rencananya, lelang akan digelar pada 20 Juni 2019.

Mobil Ferrari yang dilelang adalah jenis Ferrari 599. Kendaraan ini merupakan salah satu yang populer di antara model mobol berlogo kuda jingkrak itu.

5 dari 5 halaman

Kok Bisa Murah?

Terbersit pertanyaan, mengapa harganya bisa murah meriah? Ternyata, mobil ini disita aparat penegak hukum karena tidak terdaftar. Lalu, mobil itu menggunakan pelat palsu, menurut Sing Tao Daily.

Perlu diingat, mobil ini masih menunggak parkir sebesar 10 ribu yuan (Rp20,68 juta), berdasarkan Sohu News. Ditambah lagi, kendaraan ini pernah mengalami kecelakaan dan mati total. Jadi, hanya bisa digunakan untuk pajangan.

Harga jual Ferrari 599 ini menjadi viral di media sosial Tiongkok. Warganet berimajinasi apa yang akan dilakukan jika berhasil memboyong kendaraan itu.

“ Segera jual komponennya,” tulis seorang warganet

“ Saya rasa sebandinglah,” tulis warganet lainnya.

“ Ini bagus dijadikan sebagai fotografi pernikahan,” tulis warganet lainnya.

“ Belilah, lalu direnovasi. Kemudian, sewakan untuk photoshoort dan bisa menghasilkan uang,” tulis yang lain. 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone