Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Dream - Allah SWT menjadikan Ramadan bulan yang penuh berkah dan melimpahnya ampunan. Karena itu, umat Islam begitu bergembira menyambut datangnya bulan ini. Sambutan itu ditunjukkan dalam bentuk pelbagai ibadah, utamanya adalah puasa selama satu bulan penuh.
Tidak hanya itu, umat Islam menjadikan Ramadan sebagai ajang peningkatan iman dan takwa kepada Allah SWT. Hal itu dijalankan melalui pelbagai macam ibadah lain seperti menjalankan sholat tarawih, memperbanyak zikir, memperbanyak membaca Alquran, dan sebagainya.
Alquran adalah petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Maka tiada musibah yang lebih besar dari perginya bulan Ramadan.
Jika langit dan bumi saja menangis untuk umat Nabi Muhammad SAW, maka lebih-lebih umatnya harus menangis dan menyesal karena terputusnya segala karunia dan kemuliaan serta kebajikan-kebajikan yang terkandung dalam bulan Ramadan.
Seorang yang bijaksana harus mengetahui kebesaran dan kemuliaan bulan Ramadan sambil menjaga dan membersihkan diri. Tidak ada jaminan apakah kita akan berjumpa dengan Ramadan yang akan datang atau tidak, dan kita harus mewaspadai dari sifat-sifat yang akan mengurangi kualitas ibadah puasa kita yang mengakibatkan kurangnya pahala atau sirna sama sekali.
Karenanya, jauhilah ghibah, karena ghibah akan menggugurkan pahala puasa kita, bahkan menurut sebagian ulama dapat membatalkan puasa.
Muslim perlu mengoptimalkan semangat ibadah dalam Ramadan ini, tapi hati-hati jangan sampai terjerumus dalam riya' dan ujub. Misalnya menulis di media sosial terkait ibadah yang kita jalani.
Meskipun hal tersebut tidak dilarang (haram), tetapi menutup pintu riya' dan ujub jauh lebih baik.
Selengkapnya, baca pada tautan ini.
Selama Ramadan ini, Dream membuka kesempatan bagi pembaca yang ingin bertanya seputar Islam. Jika Anda punya pertanyaan, silakan klik di sini.
Baca Juga: Hukum Puasa Saat Lupa Mandi Junub, Sah atau Tidak? Selama Puasa, Kebutuhan Uang di Indonesia Rp 160,4 T Heboh Spanduk Ramadan `1 Syawal` di Bekasi Tiga Kerugian Jika Terlalu Sering `Bukber` Cara Abu Nawas Ajari Keledai Membaca
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan