Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Para Korban Dievakuasi (Foto: ©TMC Polda Metro Jaya)
Dream - Kabar duka membuka awal tahun 2017. Kapal wisata Zahro Express dari Muara Angke tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu mengalami kecelakaan. Kapal tersebut terbakar dan mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa.
Informasi terakhir yang didapatkan dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta, korban kebakaran kapal Zahro Express di Muara Angke menjadi 23 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang selamat.
Dari 23 orang meninggal dunia tersebut 3 korban sudah berada di Rumah Sakit Atmajaya sedangkan 20 korban sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat. Saat ini dalam perjalan ke RS. Sebanyak 20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke.
Berikut korban meninggal 3 orang yang sudah diidentifikasi:
1. Jeksen Wilhelmus, umur -/+ 40 th alamat Tajur Bogor dibawa ke Rumah Sakit Atmajaya dalam kondisi meninggal dunia.
2. Ir. Masduki, asal Cirebon meninggal dunia.
3. Alia, perempuan.
Sebelumnya dilaporkan, peristiwa terbakarnya kapal Zahro Express terjadi pukul 14.35 WIB. Pasca kejadian, petugas langsung bertindak cepat mengevakuasi para penumpang yang selamat dan melakukan pencarian korban yang hilang.
© Dream
Dream - Api kapal wisata Zahro Express tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu telah berhasil dipadamkan oleh petugas DamkarJakarta utara.
Dari informasi Merdeka.com yang dilansir Dream, api baru bisa dipadamkan setelah petugas damkar mengerahkan lima mobil damkar dan satu kapal pemadam kebakaran.
" Saat ini api sudah padam. Para petugas masih melakukan penanganan di lapangan. Total penumpang kabarnya mencapai lebih dari 100 orang," kata petugas Bagian Informasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Utara, Faisal, Minggu 1 Januari 2017.
Meski api telah berhasil dipadamkan, dikatakan Faisal saat ini petugas sedang mencari para korban hilang di antara ratusan penumpang kapal Zahro Express.
" Ada juga beberapa penumpang yang hilang dan sedang dicari," ucapnya.
Diketahui peristiwa terbakarnya kapal Zahro Express terjadi sekitar pukul 08.46 WIB. Saat ini korban dilarikan ke rumah sakit Atmajaya dan korban tewas ditemukan dua orang.
© Dream
Dream- Kabar duka menghampiri pergantian awal tahun 2017 di Indonesia khususnya warga Jakarta. Pasalnya sebuah kapal wisata Zahro Express tujuan Pulau tidung ke Kepulauan seribu terbakar.
Informasi yang dilansir Dream dari Merdeka.com mendapati korban luka ada tujuh orang dari kurang lebih 100 penumpang. Sementara dari informasi awal korban tewas awal berjumlah dua orang.
" Korban luka tujuh orang dibawa ke RS. Atmajaya, kemungkinan masih banyak korban lainnya menurut informasi jumlah penumpang kurang lebih 100 orang," demikian informasi dari Damkar Jakarta Utara, Minggu 1 Januari 2016.
Peristiwa terbakarnya kapal Zahro Express sekitar pukul 08.46 WIB. Dan sampai saat ini petugas damkar dibantu unit Fire Boat Jakarta utara masih dalam tahap mengevakuasi korban dan bangkai kapal.
Sementara para korban yang berhasil dievakuasi dilarikan ke rumah sakit atmajaya. Belum ada lagi korban tewas yang didapatkan redaksi Dream, saat ini.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha