Dream - Bukan di negara Timur Tengah, tapi sebuah kota di Alabama, Amerika Serikat, berencana melarang rok mini dan celana baggy dipakai di depan umum.
Dewan Kota Dadeville, Alabama, telah mengusulkan larangan pemakaian rok mini di depan umum demi menjaga 'kesopanan'.
Rencana itu disampaikan tiga minggu setelah seorang pejabat mengusulkan larangan warga kota memakai celana baggy dengan model melorot hingga memamerkan celana dalam pemakainya. Alasannya, karena Tuhan tidak akan menyukainya.
Dikutip Dream dari laman Independent.co.uk, Selasa 15 September 2015,
usulan awal dibahas pada pertemuan dewan pada 25 Agustus lalu yang melarang celana baggy dengan model melorot.
" Ini adalah tentang menjaga kesopanan," kata Frank Goodman, seorang anggota dewan kota Dadeville pada saat itu.
" Siapa yang akan menghormati Anda jika Anda tidak menghormati diri sendiri?," ujarnya.
Alasan Goodman membawa masalah tersebut ke dewan kota karena warga pantas mendapat rasa hormat ketika berada di publik.
" Saya pikir kesan malas dari gaya celana melorot adalah tidak sopan. Hal itu membuat generasi muda kita punya salah persepsi dari yang namanya keren," katanya.
Goodman mengatakan bahwa dia tidak akan pernah memberikan pekerjaan kepada orang yang 'berjalan di jalan sementara tangan mereka berada di depan karena sibuk memegang celana mereka'.
" Saya berdoa tentang hal ini. Saya tahu bahwa Tuhan tidak akan suka dengan orang-orang yang berkeliaran dengan celana melorot," katanya kepada dewan kota.
Usulan itu kemudian dipertanyakan oleh anggota dewan lain, Stephanie Kelley pada Selasa pekan lalu. Namun Kelley malah menambahkan rok mini ke daftar pakaian yang dilarang untuk kepentingan kesetaraan.
" Menurut saya ini harus untuk semua orang," kata Kelley. " Seperti untuk para gadis yang tampil dengan rok sangat mini dan gaun yang begitu pendek. Saya tidak ingin memperlihatkan pilih kasih."
Anggota dewan James Tarpley mengatakan bahwa ia lebih banyak mendengar komentar positif tentang rancangan hukum tersebut daripada sebelumnya.
" Saya setuju dengan segala sesuatu yang telah dikatakan di sini," kata anggota dewan lainnya, Randy Foster.
Pengacara kota Robin Reynolds mengatakan ia berharap memiliki persiapan pada pertemuan berikutnya.
" Jika dewan ingin saya menulis aturan untuk para gadis, mungkin saya akan membutuhkan sedikit lebih banyak kreativitas," katanya.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global